alexametrics
29.8 C
Probolinggo
Tuesday, 28 June 2022

Tinggal Teken Kontrak MPP untuk Rehab Gedung Eks Mal Poncol

PASURUAN, Radar Bromo – Sebentar lagi warga Kota Pasuruan bisa mendapat pelayanan yang semakin mudah. Pemkot Pasuruan mulai menyiapkan Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan memanfaatkan salah satu asetnya.

Gedung bekas mal Poncol yang berada di dekat kawasan alun-alun nantinya bakal dialihfungsikan sebagai tempat gabungan berbagai jenis pelayanan. Sehingga layanan kepada masyarakat bisa lebih mudah, sederhana, dan cepat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah memastikan, MPP akan dibangun tahun ini. Hanya saja, pembangunan konstruksi fisik tidak dilakukan mulai awal. Karena Pemkot sudah memutuskan untuk memakai aset yang sudah ada. Yakni gedung eks mal Poncol yang selama ini mangkrak.

“Jadi yang diperlukan hanya rehab gedung Poncol supaya benar-benar layak dijadikan MPP,” kata Yanuar, Jumat (20/8).

Rehab gedung itu diperkirakan bakal menelan biaya lebih dari Rp 1 miliar. Yanuar mengatakan, proses lelang proyek MPP sebenarnya sudah tuntas. Siapa yang akan mengerjakan proyek itu, juga sudah ditentukan. Saat ini, hanya tinggal menunggu teken kontrak dengan pemenang lelang yang bakal merehab gedung.

“Lelangnya baru selesai. Sudah ada pemenangnya. Tetapi belum tanda tangan kontrak,” imbuh Yanuar.

Meski hasil audit konstruksi bangunan masih aman. Namun tetap diperlukan rehab untuk beberapa bagian gedung. Seperti partisi-partisi gedung yang rusak karena terlalu lama tak difungsikan. Sehingga perlu diperbaiki supaya kondisi bangunan aman ketika kembali difungsikan nanti. Dia juga menyampaikan, teken kontrak bakal segera dilakukan.

“Insyaallah minggu depan ini akan dilakukan penandatanganan,” ujar Yanuar.

Keberadaan MPP sendiri dinilai penting. Karena masyarakat bisa mendapatkan berbagai jenis pelayanan di satu tempat. Nantinya, Pemkot berencana menempatkan sedikitnya 19 instansi yang memiliki fungsi pelayanan di MPP. Selain pelayanan di lingkungan Pemkot sendiri, juga pelayanan instansi vertikal. Mulai dari Kepolisian, Kementerian Agama, dan sebagainya.

“Setelah tahapan penandatanganan kontrak selesai baru kemudian bisa dimulai tahap pelaksanaannya,” tandas Yanuar. (tom/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Sebentar lagi warga Kota Pasuruan bisa mendapat pelayanan yang semakin mudah. Pemkot Pasuruan mulai menyiapkan Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan memanfaatkan salah satu asetnya.

Gedung bekas mal Poncol yang berada di dekat kawasan alun-alun nantinya bakal dialihfungsikan sebagai tempat gabungan berbagai jenis pelayanan. Sehingga layanan kepada masyarakat bisa lebih mudah, sederhana, dan cepat.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan Yanuar Afriansyah memastikan, MPP akan dibangun tahun ini. Hanya saja, pembangunan konstruksi fisik tidak dilakukan mulai awal. Karena Pemkot sudah memutuskan untuk memakai aset yang sudah ada. Yakni gedung eks mal Poncol yang selama ini mangkrak.

“Jadi yang diperlukan hanya rehab gedung Poncol supaya benar-benar layak dijadikan MPP,” kata Yanuar, Jumat (20/8).

Rehab gedung itu diperkirakan bakal menelan biaya lebih dari Rp 1 miliar. Yanuar mengatakan, proses lelang proyek MPP sebenarnya sudah tuntas. Siapa yang akan mengerjakan proyek itu, juga sudah ditentukan. Saat ini, hanya tinggal menunggu teken kontrak dengan pemenang lelang yang bakal merehab gedung.

“Lelangnya baru selesai. Sudah ada pemenangnya. Tetapi belum tanda tangan kontrak,” imbuh Yanuar.

Meski hasil audit konstruksi bangunan masih aman. Namun tetap diperlukan rehab untuk beberapa bagian gedung. Seperti partisi-partisi gedung yang rusak karena terlalu lama tak difungsikan. Sehingga perlu diperbaiki supaya kondisi bangunan aman ketika kembali difungsikan nanti. Dia juga menyampaikan, teken kontrak bakal segera dilakukan.

“Insyaallah minggu depan ini akan dilakukan penandatanganan,” ujar Yanuar.

Keberadaan MPP sendiri dinilai penting. Karena masyarakat bisa mendapatkan berbagai jenis pelayanan di satu tempat. Nantinya, Pemkot berencana menempatkan sedikitnya 19 instansi yang memiliki fungsi pelayanan di MPP. Selain pelayanan di lingkungan Pemkot sendiri, juga pelayanan instansi vertikal. Mulai dari Kepolisian, Kementerian Agama, dan sebagainya.

“Setelah tahapan penandatanganan kontrak selesai baru kemudian bisa dimulai tahap pelaksanaannya,” tandas Yanuar. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/