alexametrics
24.4 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

4 Desa di Kab Pasuruan Dapat Kiriman Air Bersih, 17 Desa Ini Rawan

WINONGAN, Radar Bromo–Hujan yang mulai jarang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus memantau desa berpotensi kekeringan. Tercatat, sampai minggu ketiga Juli, ada 17 desa berpotensi kekeringan dilakukan asesmen.

Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Tectona Jati mengatakan, sampai kemarin masih tercatat 4 desa yang sudah dikirim air bersih. Yakni Desa Bulusari, Kecamatan Gempol dan 3 desa di Kecamatan Winongan. Yaitu Desa Jeladri, Kedungrejo, dan Sumberrejo.

Sedangkan desa lainnya yang sudah diajukan pengiriman air bersih oleh kecamatan sebagai desa rawan kekeringan minggu ini dilakukan asesmen. “Dari BMKG menyebutkan, Juli ini sudah memasuki kemarau. Sehingga, dari BPBD Kabupaten Pasuruan memantau daerah yang berpotensi kekeringan,” terang Tectona.

Ke-17 desa itu tersebar di 7 kecamatan yang masuk langganan krisis air bersih. Yakni di Kecamatan Grati, Lekok, Pasrepan, Lumbang, Kejayan, Gempol, dan Winongan.

“Untuk desa lain, masih dilakukan asesmen minggu ini. Hal ini untuk melihat sumber air apakah masih ada? Kalau sudah kering, langsung kami mulai kirimkan air bersih,” imbuhnya.

Tecto mengatakan, sementara ini masih 4 desa yang rutin dikirimkan air bersih setiap harinya. Untuk desa yang dikirimkan air bersih ini sementara masih 1 hari per tangki dengan kapasitas 5 ribu liter air. Jika kebutuhan makin tinggi, nantinya bisa ditambah lagi kapasitasnya.

Untuk saat ini, BPBD Kabupaten Pasuruan memanfaatkan tangki sendiri. Sedangkan nantinya akan melibatkan PDAM, Dinsos Perkim, serta bekerja sama dengan pihak ketiga termasuk CSR perusahaan. (eka/mie)

WINONGAN, Radar Bromo–Hujan yang mulai jarang mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus memantau desa berpotensi kekeringan. Tercatat, sampai minggu ketiga Juli, ada 17 desa berpotensi kekeringan dilakukan asesmen.

Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Tectona Jati mengatakan, sampai kemarin masih tercatat 4 desa yang sudah dikirim air bersih. Yakni Desa Bulusari, Kecamatan Gempol dan 3 desa di Kecamatan Winongan. Yaitu Desa Jeladri, Kedungrejo, dan Sumberrejo.

Sedangkan desa lainnya yang sudah diajukan pengiriman air bersih oleh kecamatan sebagai desa rawan kekeringan minggu ini dilakukan asesmen. “Dari BMKG menyebutkan, Juli ini sudah memasuki kemarau. Sehingga, dari BPBD Kabupaten Pasuruan memantau daerah yang berpotensi kekeringan,” terang Tectona.

Ke-17 desa itu tersebar di 7 kecamatan yang masuk langganan krisis air bersih. Yakni di Kecamatan Grati, Lekok, Pasrepan, Lumbang, Kejayan, Gempol, dan Winongan.

“Untuk desa lain, masih dilakukan asesmen minggu ini. Hal ini untuk melihat sumber air apakah masih ada? Kalau sudah kering, langsung kami mulai kirimkan air bersih,” imbuhnya.

Tecto mengatakan, sementara ini masih 4 desa yang rutin dikirimkan air bersih setiap harinya. Untuk desa yang dikirimkan air bersih ini sementara masih 1 hari per tangki dengan kapasitas 5 ribu liter air. Jika kebutuhan makin tinggi, nantinya bisa ditambah lagi kapasitasnya.

Untuk saat ini, BPBD Kabupaten Pasuruan memanfaatkan tangki sendiri. Sedangkan nantinya akan melibatkan PDAM, Dinsos Perkim, serta bekerja sama dengan pihak ketiga termasuk CSR perusahaan. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/