alexametrics
25.4 C
Probolinggo
Tuesday, 5 July 2022

Banyubiru Kembali Dibuka, Langsung Diserbu Warga

WINONGAN, Radar Bromo– Baru kembali dibuka, pengunjung langsung memadati Pemandian Alam Banyubiru di Desa Sumberrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Ya, wisata tersebut mulai dibuka Senin (20/6).

Pemkab Pasuruan membuka destinasi wisata tersebut setelah mendapat desakan dari para pedagang yang mengais rezeki di sana. Pengunjung sendiri banyak yang kangen berwisata ke tempat ini, setelah dua tahun lamanya ditutup.

Namun, wisata itu tidak dibuka seluruhnya. Hanya separohnya saja yang dibuka. Yakni, pemandian alamnya saja.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo di lokasi, Banyubiru mulai dibuka pukul 08.00. Tak lama setelah dibuka, rombongan pengunjung dari berbagai kecamatan datang. Mereka antre di loket karcis untuk masuk ke pemandian. Setelah masuk, mereka langsung mandi di air yang jernih dan dipenuhi ikan dewa itu.

Prima Wibowo, 20, pengunjung dari Desa Kebunrejo, Kecamatan Grati, mengatakan, ia sudah lama menunggu dibukanya wisata Banyubiru. Begitu tahu Banyubiru kembali dibuka, ia bersama dua temannya langsung meluncur ke lokasi.

“Senang pastinya. Sejak korona kan ditutup. Sekarang dibuka kembali,” katanya.

Prima mengaku kangen ke Banyubiru. Karena itu, dia pun datang untuk mengobati rasa kangennya.  “Alhamdulillah. Bisa mandi lagi di sini,” ungkapnya.

WINONGAN, Radar Bromo– Baru kembali dibuka, pengunjung langsung memadati Pemandian Alam Banyubiru di Desa Sumberrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan. Ya, wisata tersebut mulai dibuka Senin (20/6).

Pemkab Pasuruan membuka destinasi wisata tersebut setelah mendapat desakan dari para pedagang yang mengais rezeki di sana. Pengunjung sendiri banyak yang kangen berwisata ke tempat ini, setelah dua tahun lamanya ditutup.

Namun, wisata itu tidak dibuka seluruhnya. Hanya separohnya saja yang dibuka. Yakni, pemandian alamnya saja.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo di lokasi, Banyubiru mulai dibuka pukul 08.00. Tak lama setelah dibuka, rombongan pengunjung dari berbagai kecamatan datang. Mereka antre di loket karcis untuk masuk ke pemandian. Setelah masuk, mereka langsung mandi di air yang jernih dan dipenuhi ikan dewa itu.

Prima Wibowo, 20, pengunjung dari Desa Kebunrejo, Kecamatan Grati, mengatakan, ia sudah lama menunggu dibukanya wisata Banyubiru. Begitu tahu Banyubiru kembali dibuka, ia bersama dua temannya langsung meluncur ke lokasi.

“Senang pastinya. Sejak korona kan ditutup. Sekarang dibuka kembali,” katanya.

Prima mengaku kangen ke Banyubiru. Karena itu, dia pun datang untuk mengobati rasa kangennya.  “Alhamdulillah. Bisa mandi lagi di sini,” ungkapnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/