alexametrics
28 C
Probolinggo
Monday, 17 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Pelempar Bondet Grati Emosi usai Ditawari Makan oleh Korban

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Maksud Husalim Andik hendak melarikan diri. Setelah meledakkan bondet di kepala korban bernama Ramadhani hingga tewas di Grati, dia berusaha kabur ke Probolinggo. Namun, polisi berhasil membekuk lelaki 25 tahun itu. Dia ternyata juga pelaku curanmor.

DIAMANKAN: Polisi menunjukkan barang bukti yang digunakan Husalim. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Husalim tertangkap Senin sekitar pukul 21.30 (19/4). Polisi berhasil mengendus jejak tersangka di RSUD dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo. Di sana, Husalim ternyata sedang berobat. Tangannya hancur akibat ledakan bondet yang dilempar ke kepala Ramadhani pada Senin siang.

Kemarin (20/4), polisi menunjukkan sosok pelaku kepada awak media di Mapolres Pasuruan Kota. Husalim tertunduk. Kapolres AKBP Arman menyatakan, Husalim ditangkap tim gabungan Jatanras Polda Jatim dan tim Resmob Polres Pasuruan Kota.

Pelempar Bondet Pemuda Kalipang Berhasil Dibekuk, Tangannya Putus

Soal motif pembondetan, pelaku mengaku hanya emosional. Senin siang itu, pelaku bersama seorang temannya (masih buron) lewat di kawasan Ranu Grati. Dia menegur korban Ramadhani yang sedang membawa makanan.

Korban pun membalas teguran tersebut. Tapi, ternyata disertai menawarkan makanan. Husalim mengaku emosinya tersulut. Dia turun dari bocengan motor dan menghampiri korban. Ramadhani pun meminta maaf berkali-kali.

Dia juga menghalangi tangan kanan pelaku yang terlihat membawa bondet ke arah kepalanya. Ternyata bondet itu tetap meledak dan mengenai bagian belakang kepala korban. Sampai berdarah-darah tak keruan.

Pemuda Kalipang yang Dibondet Akhirnya Meninggal

Husalim lantas pergi begitu saja. Rupanya, pelaku juga kesakitan. Tangan kanannya terluka parah. Bahkan, jari-jarinya nyaris habis. Pelaku diciduk polisi di RS Mohamad Saleh, Kota Probolinggo.

Di depan awak media, Husalim mengaku tidak kenal Ramadhani. Dia cuma gelap mata saat itu. Korban menawari makan. Tiba-tiba pelaku emosional dan memukul kepala korban. ”Saya khilaf dan menyesal,” ucap Husalim.

Akibat terkena lemparan bondet, Ramadhani meninggal dunia usai beberapa jam dirawat. (riz/far)

Mobile_AP_Rectangle 1

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Maksud Husalim Andik hendak melarikan diri. Setelah meledakkan bondet di kepala korban bernama Ramadhani hingga tewas di Grati, dia berusaha kabur ke Probolinggo. Namun, polisi berhasil membekuk lelaki 25 tahun itu. Dia ternyata juga pelaku curanmor.

DIAMANKAN: Polisi menunjukkan barang bukti yang digunakan Husalim. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Husalim tertangkap Senin sekitar pukul 21.30 (19/4). Polisi berhasil mengendus jejak tersangka di RSUD dr Mohamad Saleh, Kota Probolinggo. Di sana, Husalim ternyata sedang berobat. Tangannya hancur akibat ledakan bondet yang dilempar ke kepala Ramadhani pada Senin siang.

Mobile_AP_Half Page

Kemarin (20/4), polisi menunjukkan sosok pelaku kepada awak media di Mapolres Pasuruan Kota. Husalim tertunduk. Kapolres AKBP Arman menyatakan, Husalim ditangkap tim gabungan Jatanras Polda Jatim dan tim Resmob Polres Pasuruan Kota.

Pelempar Bondet Pemuda Kalipang Berhasil Dibekuk, Tangannya Putus

Soal motif pembondetan, pelaku mengaku hanya emosional. Senin siang itu, pelaku bersama seorang temannya (masih buron) lewat di kawasan Ranu Grati. Dia menegur korban Ramadhani yang sedang membawa makanan.

Korban pun membalas teguran tersebut. Tapi, ternyata disertai menawarkan makanan. Husalim mengaku emosinya tersulut. Dia turun dari bocengan motor dan menghampiri korban. Ramadhani pun meminta maaf berkali-kali.

Dia juga menghalangi tangan kanan pelaku yang terlihat membawa bondet ke arah kepalanya. Ternyata bondet itu tetap meledak dan mengenai bagian belakang kepala korban. Sampai berdarah-darah tak keruan.

Pemuda Kalipang yang Dibondet Akhirnya Meninggal

Husalim lantas pergi begitu saja. Rupanya, pelaku juga kesakitan. Tangan kanannya terluka parah. Bahkan, jari-jarinya nyaris habis. Pelaku diciduk polisi di RS Mohamad Saleh, Kota Probolinggo.

Di depan awak media, Husalim mengaku tidak kenal Ramadhani. Dia cuma gelap mata saat itu. Korban menawari makan. Tiba-tiba pelaku emosional dan memukul kepala korban. ”Saya khilaf dan menyesal,” ucap Husalim.

Akibat terkena lemparan bondet, Ramadhani meninggal dunia usai beberapa jam dirawat. (riz/far)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2