alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Banjir-Longsor di Awal Tahun Bikin Banyak Infrastruktur Rusak

BANGIL, Radar Bromo – Musim penghujan awal tahun cukup membuat dampak terhadap infrastruktur di Kabupaten Pasuruan. Banyak infrastruktur rusak. Selain tanggul jebol, kerusakan jembatan juga terjadi akibat banjir dan longsor.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Haris mengungkapkan, musim hujan di awal tahun memang memicu banjir di beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Pasuruan. Ada sejumlah kejadian banjir dan longsor sejak Januari hingga Febuari 2022 ini.

Dampaknya, sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan. Baik tanggul jebol hingga jembatan yang rusak. “Kalau pertitik, kejadian banjir dan longsor sudah berulang. Tapi dari sisi waktu kejadian, kami mencatat kurang lebih ada empat insiden banjir maupun tanah longsor,” kata Haris-sapaannya-.

Jebolnya tanggul tersebut, seperti yang terjadi di Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati dan Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso. Setidaknya ada tiga titik tanggul yang jebol di masing-masing wilayah. Belum lagi di Kedungringin, Kecamatan Beji yang juga ada tanggul jebol.

Sementara untuk jembatan rusak, seperti yang adi Nguling dan wilayah Andonosari, Kecamatan Tutur. “Secara keseluruhan, kerusakan infrastruktur hampir terjadi di 10 titik,” sampainya.

Rata-rata, infrastruktur yang rusak itu, masuk kewenangan Provinsi Jatim. “Karenanya, kami lakukan penanganan darurat. Seperti pemasangan sanbag untuk tanggul jebol,” ulasnya.

Kerusakan infrastruktur tersebut, bisa saja meningkat. Menyusul perkiraan hujan yang masih akan melanda hingga Maret 2022. “Untuk nilai kerusakannya infrastuktur saat ini, belum diketahui berapa. Karena juga masih identifikasi,” bebernya. (one/fun)

BANGIL, Radar Bromo – Musim penghujan awal tahun cukup membuat dampak terhadap infrastruktur di Kabupaten Pasuruan. Banyak infrastruktur rusak. Selain tanggul jebol, kerusakan jembatan juga terjadi akibat banjir dan longsor.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Haris mengungkapkan, musim hujan di awal tahun memang memicu banjir di beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Pasuruan. Ada sejumlah kejadian banjir dan longsor sejak Januari hingga Febuari 2022 ini.

Dampaknya, sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan. Baik tanggul jebol hingga jembatan yang rusak. “Kalau pertitik, kejadian banjir dan longsor sudah berulang. Tapi dari sisi waktu kejadian, kami mencatat kurang lebih ada empat insiden banjir maupun tanah longsor,” kata Haris-sapaannya-.

Jebolnya tanggul tersebut, seperti yang terjadi di Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati dan Desa Jarangan, Kecamatan Rejoso. Setidaknya ada tiga titik tanggul yang jebol di masing-masing wilayah. Belum lagi di Kedungringin, Kecamatan Beji yang juga ada tanggul jebol.

Sementara untuk jembatan rusak, seperti yang adi Nguling dan wilayah Andonosari, Kecamatan Tutur. “Secara keseluruhan, kerusakan infrastruktur hampir terjadi di 10 titik,” sampainya.

Rata-rata, infrastruktur yang rusak itu, masuk kewenangan Provinsi Jatim. “Karenanya, kami lakukan penanganan darurat. Seperti pemasangan sanbag untuk tanggul jebol,” ulasnya.

Kerusakan infrastruktur tersebut, bisa saja meningkat. Menyusul perkiraan hujan yang masih akan melanda hingga Maret 2022. “Untuk nilai kerusakannya infrastuktur saat ini, belum diketahui berapa. Karena juga masih identifikasi,” bebernya. (one/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/