Ekskavasi Bangunan Bersejarah di Gondangwetan, Dianggarkan Rp 48 Juta

BAKAL DIEKSKAVASI: Mujib Ridwan menunjukkan situs Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) di lahan pekarangan miliknya di Desa Gondangrejo, Kecamatan Gondangwetan, Senin (20/1). (Foto: Erri Kartika/Radar Bromo)

Related Post

GONDANGWETAN, Radar Bromo – Penemuan situs Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) di Dusun Sekar Krajan, Desa Gondangrejo, Kecamatan Gondangwetan jadi perhatian. Tahun ini, Pemkab melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) bakal melakukan ekskavasi atau penggalian. Anggaran Rp 48,5 juta pun telah disiapkan.

Rencana eskavasi itu diungkapkan Nurul Hidayati, Kabid Seni dan Budaya Disparbud Kabupaten Pasuruan. Anggaran eskavasi itu naik bila dibanding rencana awal, yang sebesar Rp 30 juta an. “Tahun ini sudah dianggarkan ekskavasi untuk penemuan situs di Gondangwetan. Anggarannya mencapai disiapkan sebesar Rp 48,5 juta,” terangnya.

Nurul menjelaskan, anggaran eksvakasi ini menindaklanjuti penemuan ODCB pada Agustus 2019 lalu. Awalnya bangunan itu secara kasat mata baik material bata dan susunannya diduga berupa candi. Sehingga untuk menindaklanjuti temuan tersebut perlu ada penggalian yang nantinya akan melibatkan tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur.

“Nantinya yang melakukan penggalian, dari Disparbud akan bekerja sama dengan BPCB karena memang yang lebih ahli. Terkait apakah nanti hasil dari penggalian seperti apa, akan kami tindak lanjuti lagi selesai ekskavasi,” terangnya.

Mujib Ridwan, Pemilik lahan ODCB di Desa Gondangrejo mengaku, akan mendukung jika ada eksvakasi situs di lokasi pekarangannya. “Dari saya, mendukung jika ekskavasi. Sebab, bagaimanapun ini adalah benda bersejarah. Dan, bisa menjadi bagian sesuatu yang bisa diceritakan ke generasi selanjutnya di Kabupaten Pasuruan,” terangnya.

Sementara ini, untuk lahan pekarangan itu memang masih dibatasi pengunjung. Terutama setelah ada tanda ODCB dari BPCB Jawa Timur. “Karena masih lahan pribadi jadi sementara ini memang dibatasi. Namun, jika ada yang ingin melihat, saya persilahkan melihat,” ujarnya. (eka/mie)