alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Tabrak Truk di Rejoso, Paman-Keponakan asal Sukoharjo Kanigaran Tewas

REJOSO, Radar Bromo-Agenda perjalanan pulang Jawantoro, 61 dan Ervandy Aditya Mardika, 28, warga Jalan KH Hasan, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo berujung tragis. Paman-keponakan ini tewas di depan Pabrik Chiel Tje Dang (CJI), Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan usai menabrak truk yang hendak masuk pabrik.

Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 15.00. Sore itu, Supadi, 50, warga Mojokerto mengemudikan dump truck nopol S 9115 NC muatan gula dari arah Surabaya.

Ia berjalan dari arah barat ke timur. Ia hendak mengirim gula ke pabrik CJI. Setibanya di depan pabrik setempat, ia menghentikan laju kendaraan di lajur kanan sisi utara.

Ia menunggu aba-aba dari sekuriti Pabrik CJI agar bisa menyeberang. Saat tengah menunggu untuk masuk ke pabrik, ada Ervandy yang sedang mengemudikan motor Honda Beat nopol N 4184 PRI dengan membonceng Jawantoro.

Diduga karena tidak bisa menjaga jarak, mereka menabrak bagian belakang lampu kiri truk. “Karena mengemudikan kendaraan dengan kecapatan cukup tinggi, tabrakan tidak bisa dihindarkan. Motor dan korban terjatuh ke lajur kiri. Keduanya langsung tewas di lokasi,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Indah Ramadhani.

Jawantoro dan Ervandy mengalami luka robek pada dahi, dagu dan lutut kaki kanan dan pendarahan pada hidung. Sementara motor Honda Beat mengalami ringsek pada body depan, kaca sebelah kiri hancur dan lampu depan pecah.

Barang bukti (BB) motor langsung diamankan di kantor unit laka Satlantas Polres Pasuruan Kota di Jalan Balai Kota, Kelurahan Kandangsapi, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Keduanya langsung dibawa ke ruang pemulasaran RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan. Sedangkan truk hanya mengalami pecah lampu belakang sebelah kiri. Truk masih bisa berjalan dan langsung dievakuasi oleh satpam di pabrik CJI. Usai mengevakuasi korban, petugas unit Laka Satlantas  Polres Pasuruan Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi di lapangan, pihak yang kurang menguntungkan adalah pengemudi motor. Karena tidak bisa menjaga jarak, akibatnya bertabrakan dengan kendaraan yang melaju searah di depannya,” terang Indah. (riz/mie)

 

REJOSO, Radar Bromo-Agenda perjalanan pulang Jawantoro, 61 dan Ervandy Aditya Mardika, 28, warga Jalan KH Hasan, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo berujung tragis. Paman-keponakan ini tewas di depan Pabrik Chiel Tje Dang (CJI), Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan usai menabrak truk yang hendak masuk pabrik.

Peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 15.00. Sore itu, Supadi, 50, warga Mojokerto mengemudikan dump truck nopol S 9115 NC muatan gula dari arah Surabaya.

Ia berjalan dari arah barat ke timur. Ia hendak mengirim gula ke pabrik CJI. Setibanya di depan pabrik setempat, ia menghentikan laju kendaraan di lajur kanan sisi utara.

Ia menunggu aba-aba dari sekuriti Pabrik CJI agar bisa menyeberang. Saat tengah menunggu untuk masuk ke pabrik, ada Ervandy yang sedang mengemudikan motor Honda Beat nopol N 4184 PRI dengan membonceng Jawantoro.

Diduga karena tidak bisa menjaga jarak, mereka menabrak bagian belakang lampu kiri truk. “Karena mengemudikan kendaraan dengan kecapatan cukup tinggi, tabrakan tidak bisa dihindarkan. Motor dan korban terjatuh ke lajur kiri. Keduanya langsung tewas di lokasi,” ungkap Kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Indah Ramadhani.

Jawantoro dan Ervandy mengalami luka robek pada dahi, dagu dan lutut kaki kanan dan pendarahan pada hidung. Sementara motor Honda Beat mengalami ringsek pada body depan, kaca sebelah kiri hancur dan lampu depan pecah.

Barang bukti (BB) motor langsung diamankan di kantor unit laka Satlantas Polres Pasuruan Kota di Jalan Balai Kota, Kelurahan Kandangsapi, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan.

Keduanya langsung dibawa ke ruang pemulasaran RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan. Sedangkan truk hanya mengalami pecah lampu belakang sebelah kiri. Truk masih bisa berjalan dan langsung dievakuasi oleh satpam di pabrik CJI. Usai mengevakuasi korban, petugas unit Laka Satlantas  Polres Pasuruan Kota langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi di lapangan, pihak yang kurang menguntungkan adalah pengemudi motor. Karena tidak bisa menjaga jarak, akibatnya bertabrakan dengan kendaraan yang melaju searah di depannya,” terang Indah. (riz/mie)

 

MOST READ

BERITA TERBARU

/