alexametrics
25.1 C
Probolinggo
Friday, 19 August 2022

Rencana Penambahan CCTV di Jalanan Kab Pasuruan Diusulkan di P-APBD

PASURUAN, Radar Bromo – Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Pasuruan rupanya masih berkeinginan untuk menambah jumlah closed circuit television (CCTV) di sejumlah ruas jalan setempat. Usai pengajuan di APBD 2020 di-pending karena terdampak refocusing, Dishub berancang-ancang menambah CCTV di Perubahan APBD (P-APBD).

Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan Agus Hari Wibawa mengatakan, setelah anggaran pengadaan CCTV di-refocusing tahun ini. Sampai saat ini belum ada lagi tambahan untuk pemantauan CCTV tahun ini.

“Sehingga, sementara ini masih 24 simpang jalan yang masih terpantau secara live. Setelah di-refocusing, kami akan coba ajukan lagi di Perubahan APBD,” terangnya.

Agus Hari menjelaskan, sejatinya dari APBD 2020 lalu, ada 5 usulan penambahan CCTV. Namun setelah dibatalkan, diupayakan diusulkan kembali dalam P-APBD mendatang.

Untuk pengadaan CCTV anyar itu, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 100 juta. Titik-titik yang diusulkan yaitu di simpang tiga Sidogiri Kraton, Kali Sidogiri Kraton, Jalan RA Kartini Pandaan, Parerejo Purwodadi, dan di Simpang 4 depan SMPN 3 Bangil.

Dijelaskan Agus Hari, titik-titik ini cukup padat. Termasuk daerah yang rawan kecelakaan sehingga perlu pantauan CCTV.

Lantaran masih rencana usulan, Agus Hari mengatakan, tetap akan melihat kemampuan anggaran di dalam Perubahan APBD mendatang. (eka/mie)

PASURUAN, Radar Bromo – Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Pasuruan rupanya masih berkeinginan untuk menambah jumlah closed circuit television (CCTV) di sejumlah ruas jalan setempat. Usai pengajuan di APBD 2020 di-pending karena terdampak refocusing, Dishub berancang-ancang menambah CCTV di Perubahan APBD (P-APBD).

Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan Agus Hari Wibawa mengatakan, setelah anggaran pengadaan CCTV di-refocusing tahun ini. Sampai saat ini belum ada lagi tambahan untuk pemantauan CCTV tahun ini.

“Sehingga, sementara ini masih 24 simpang jalan yang masih terpantau secara live. Setelah di-refocusing, kami akan coba ajukan lagi di Perubahan APBD,” terangnya.

Agus Hari menjelaskan, sejatinya dari APBD 2020 lalu, ada 5 usulan penambahan CCTV. Namun setelah dibatalkan, diupayakan diusulkan kembali dalam P-APBD mendatang.

Untuk pengadaan CCTV anyar itu, dibutuhkan anggaran sekitar Rp 100 juta. Titik-titik yang diusulkan yaitu di simpang tiga Sidogiri Kraton, Kali Sidogiri Kraton, Jalan RA Kartini Pandaan, Parerejo Purwodadi, dan di Simpang 4 depan SMPN 3 Bangil.

Dijelaskan Agus Hari, titik-titik ini cukup padat. Termasuk daerah yang rawan kecelakaan sehingga perlu pantauan CCTV.

Lantaran masih rencana usulan, Agus Hari mengatakan, tetap akan melihat kemampuan anggaran di dalam Perubahan APBD mendatang. (eka/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/