alexametrics
25.3 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Meski Pandemi, Posyandu di Puskesmas Rejoso Tetap Berjalan Berkat Inovasi

REJOSO, Radar Bromo – Pandemi ikut menyebabkan perubahan di berbagai sektor. Termasuk kegiatan posyandu. Kader tidak dapat melaksanakan tugasnya di posyandu secara penuh karena dilarang berkerumun. Padahal posyandu identik dengan kerumunan ibu bayi dan balita.

Posyandu yang tidak buka mengakibatkan input, proses dan output posyandu tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kondisi ini menjadi pemikiran kader untuk mencari solusi. Berdasarkan diskusi antara bidan desa, TP PKK Desa dan kader di Kecamatan Rejoso, disetujui untuk membentuk Kelas Ibu Cerdas Peduli Ibu Hamil dan Balita (KIC PELITA).

“Pelaksanaan kegiatan kreasi kader posyandu balita KIC PELITA diawali dengan pendataan sasaran posyandu. Yaitu ibu hamil, nifas, menyusui hingga ibu balita” jelas drg C. Rena Wahyunani, Kepala UOBF Puskesmas Rejoso.

Pendataan dilakukan oleh kader asuh sesuai dengan binaannya. Selanjutnya dibuatkan grup WhatsApp di tiap posyandu. Setelah terbentuk grup, kemudian dibuat kesepakatan dengan sasaran tentang kegiatan yang akan dilakukan selama pandemi untuk meningkatkan capaian kegiatan posyandu. Pelaksanaan kreasi kader ini dievaluasi dengan melihat antusiasme sasaran yang bergabung di grup dan dilihat dari capaian imunisasi.

Kegiatan kreasi kader KIC PELITA mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Desa Rejoso Lor, PKK Desa Rejoso Lor, BPD, Muslimat dan Fatayat. Puskesmas Rejoso sebagai pembina di bidang kesehatan. Kegiatan kreasi kader “KIC PELITA” telah dilaksanakan mulai awal tahun 2020 tepatnya tanggal 28 Februari 2020 dan masih berlangsung sampai sekarang. (sid/fun)

REJOSO, Radar Bromo – Pandemi ikut menyebabkan perubahan di berbagai sektor. Termasuk kegiatan posyandu. Kader tidak dapat melaksanakan tugasnya di posyandu secara penuh karena dilarang berkerumun. Padahal posyandu identik dengan kerumunan ibu bayi dan balita.

Posyandu yang tidak buka mengakibatkan input, proses dan output posyandu tidak berjalan sebagaimana mestinya. Kondisi ini menjadi pemikiran kader untuk mencari solusi. Berdasarkan diskusi antara bidan desa, TP PKK Desa dan kader di Kecamatan Rejoso, disetujui untuk membentuk Kelas Ibu Cerdas Peduli Ibu Hamil dan Balita (KIC PELITA).

“Pelaksanaan kegiatan kreasi kader posyandu balita KIC PELITA diawali dengan pendataan sasaran posyandu. Yaitu ibu hamil, nifas, menyusui hingga ibu balita” jelas drg C. Rena Wahyunani, Kepala UOBF Puskesmas Rejoso.

Pendataan dilakukan oleh kader asuh sesuai dengan binaannya. Selanjutnya dibuatkan grup WhatsApp di tiap posyandu. Setelah terbentuk grup, kemudian dibuat kesepakatan dengan sasaran tentang kegiatan yang akan dilakukan selama pandemi untuk meningkatkan capaian kegiatan posyandu. Pelaksanaan kreasi kader ini dievaluasi dengan melihat antusiasme sasaran yang bergabung di grup dan dilihat dari capaian imunisasi.

Kegiatan kreasi kader KIC PELITA mendapatkan dukungan penuh dari Kepala Desa Rejoso Lor, PKK Desa Rejoso Lor, BPD, Muslimat dan Fatayat. Puskesmas Rejoso sebagai pembina di bidang kesehatan. Kegiatan kreasi kader “KIC PELITA” telah dilaksanakan mulai awal tahun 2020 tepatnya tanggal 28 Februari 2020 dan masih berlangsung sampai sekarang. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/