alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Thursday, 26 May 2022

Awas, Jalanan di Kab Pasuruan Gelap Gulita saat Malam, Ini Kata Dishub

PURWOSARI,  Radar BromoMelewati jalan-jalan nasional di wilayah Kabupaten Pasuruan mengundang waswas. Rute penting untuk jalur mudik itu ternyata gelap gulita bila malam hari. Lampu penerangan jalan umum (PJU) mati.

Suasana gelap gulita itu, antara lain, terjadi di ruas jalan Beji, Bangil, Raci, hingga Kraton. Kemudian, Kejayan, Wonorejo, Purwosari, hingga Purwodadi. Banyak lampu PJU yang padam. Pengendara harus ekstrawaspada.

”Apa karena Covid PJU-nya dipadamkan. Bukannya sudah reda ya,” ungkap Hudi, 37, warga Kecamatan Purwosari, kemarin (19/4). Seharusnya, lampu PJU itu dinyalakan agar pengguna jalan merasa aman dan nyaman.

Hal senada diutarakan Munif, warga Purwodadi yang selama ini bekerja di Kejayan. Gara-gara PJU padam, dia sering melihat terjadi kecelakaan. ”Pejalan kaki dan sepeda motor tidak kelihatan saat menyeberang,” ujarnya.

Dikonfirmasi soal ini, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Pasuruan M. Yasin mengatakan, sudah memperbaiki sebagian besar PJU yang padam. Namun, saat ini, perbaikan lanjutan terkendala pengadaan suku cadang. ”Karena kita masih proses pengadaan atau lelang,” katanya.

Soal sebagian PJU yang padam, tegas Yasin, lampu itu memang masih dipadamkan terkait kondisi pandemi Covid-19. ”PJU-nya dipadamkan, bukan padam. Sampai saat ini belum ada petunjuk lebih lanjut dari Satgas Covid,” kilahnya, Selasa (19/4). (zal/far)

PURWOSARI,  Radar BromoMelewati jalan-jalan nasional di wilayah Kabupaten Pasuruan mengundang waswas. Rute penting untuk jalur mudik itu ternyata gelap gulita bila malam hari. Lampu penerangan jalan umum (PJU) mati.

Suasana gelap gulita itu, antara lain, terjadi di ruas jalan Beji, Bangil, Raci, hingga Kraton. Kemudian, Kejayan, Wonorejo, Purwosari, hingga Purwodadi. Banyak lampu PJU yang padam. Pengendara harus ekstrawaspada.

”Apa karena Covid PJU-nya dipadamkan. Bukannya sudah reda ya,” ungkap Hudi, 37, warga Kecamatan Purwosari, kemarin (19/4). Seharusnya, lampu PJU itu dinyalakan agar pengguna jalan merasa aman dan nyaman.

Hal senada diutarakan Munif, warga Purwodadi yang selama ini bekerja di Kejayan. Gara-gara PJU padam, dia sering melihat terjadi kecelakaan. ”Pejalan kaki dan sepeda motor tidak kelihatan saat menyeberang,” ujarnya.

Dikonfirmasi soal ini, Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Pasuruan M. Yasin mengatakan, sudah memperbaiki sebagian besar PJU yang padam. Namun, saat ini, perbaikan lanjutan terkendala pengadaan suku cadang. ”Karena kita masih proses pengadaan atau lelang,” katanya.

Soal sebagian PJU yang padam, tegas Yasin, lampu itu memang masih dipadamkan terkait kondisi pandemi Covid-19. ”PJU-nya dipadamkan, bukan padam. Sampai saat ini belum ada petunjuk lebih lanjut dari Satgas Covid,” kilahnya, Selasa (19/4). (zal/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/