alexametrics
27 C
Probolinggo
Sunday, 16 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Membegal di Grati, Pria asal Kronto Lumbang Ini Babak Belur Dimassa

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

GRATI, Radar Bromo- Usman, 25, warga Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan menjadi bulan-bulanan massa. Pasalnya, ia tertangkap basah mbegal atau melakukan perampasan motor Honda Beat milik Zainuddin, 19, warga Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Syukur, perbuatan main hakim sendiri ini bisa dihentikan usai petugas Polsek Grati tiba di lokasi.

Usman pun harus mengalami pendarahan di pelipis, mulut, pipi dan dahi akibat bogem mentah dari warga yang emosi dengan perbuatannya. Ia sempat diamankan oleh pihak kepolisian ke Mapolres Pasuruan Kota sebelum dilarikan ke RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan, karena luka yang dialaminya.

Peristiwa ini bermula saat Zainuddin bersama temannya pergi ke Grati untuk mengambil pesanan. Saat di perjalanan pulang ke arah Lekok, tiba tiba ia dihadang oleh tiga pria tidak dikenal berboncengan. Dua pelaku lantas turun mengancam korban menyerahkan motor Honda Beat miliknya. Sementara satu pelaku berjaga di atas motor.

“Saya sempat mempertahankan diri, cuma mereka bawa gada. Saya sempat dipukul. Akhirnya saya bersama teman perempuan saya turun dari motor,” ungkap Zainuddin.

Tak cukup sampai di situ, pelaku ikut merampas HP milik Zainuddin, merek Xiaomi dan HP temannya, merek Oppo. Usai merampas HP dan motor, dua pelaku langsung melarikan diri. Sementara Usman masih adu mulut dengan Zainuddin. Lalu tak lama datanglah warga dan memukuli Usman.

“Dua pelaku lainnya melarikan diri. Yang satu ini adu mulut sama saya. Lalu tiba tiba sudah dimassa sama warga,”terangnya. (riz/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

GRATI, Radar Bromo- Usman, 25, warga Desa Kronto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan menjadi bulan-bulanan massa. Pasalnya, ia tertangkap basah mbegal atau melakukan perampasan motor Honda Beat milik Zainuddin, 19, warga Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Syukur, perbuatan main hakim sendiri ini bisa dihentikan usai petugas Polsek Grati tiba di lokasi.

Usman pun harus mengalami pendarahan di pelipis, mulut, pipi dan dahi akibat bogem mentah dari warga yang emosi dengan perbuatannya. Ia sempat diamankan oleh pihak kepolisian ke Mapolres Pasuruan Kota sebelum dilarikan ke RSUD dr R Soedarsono Kota Pasuruan, karena luka yang dialaminya.

Peristiwa ini bermula saat Zainuddin bersama temannya pergi ke Grati untuk mengambil pesanan. Saat di perjalanan pulang ke arah Lekok, tiba tiba ia dihadang oleh tiga pria tidak dikenal berboncengan. Dua pelaku lantas turun mengancam korban menyerahkan motor Honda Beat miliknya. Sementara satu pelaku berjaga di atas motor.

Mobile_AP_Half Page

“Saya sempat mempertahankan diri, cuma mereka bawa gada. Saya sempat dipukul. Akhirnya saya bersama teman perempuan saya turun dari motor,” ungkap Zainuddin.

Tak cukup sampai di situ, pelaku ikut merampas HP milik Zainuddin, merek Xiaomi dan HP temannya, merek Oppo. Usai merampas HP dan motor, dua pelaku langsung melarikan diri. Sementara Usman masih adu mulut dengan Zainuddin. Lalu tak lama datanglah warga dan memukuli Usman.

“Dua pelaku lainnya melarikan diri. Yang satu ini adu mulut sama saya. Lalu tiba tiba sudah dimassa sama warga,”terangnya. (riz/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2