alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Longsor Tosari Nyaris Gerus Rumah Warga

TOSARI, Radar Bromo – Longsor kembali terjadi di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Bahkan, longsor terjadi di empat titik. Tiga di antaranya terjadi di belakang rumah warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, longsor terjadi Jumat (19/2) dan Sabtu (20/2). Dua titik longsor terjadi di belakang dua rumah warga di Desa Tosari dan Desa Baledono.

Selain itu, longsor yang terjadi di dua titik juga menutup akses jalan provinsi dan jalan lingkungan. Dua titik longsor ini sama-sama terjadi di Desa Baledono.

Camat Tosari, Hari Hijrah mengatakan, material longsor yang menutup jalan sudah dibersihkan. Di lokasi itu, tebing setinggi 12 meter longsor.

“Material longsor yang menutup jalan lingkungan sudah dibersihkan. Tadi pagi (Sabtu, red) warga kerja bakti dan sudah dibersihkan dengan alat berat,” katanya.

Sementara longsor yang terjadi di belakang rumah warga membuat fondasi rumah retak. Menurutnya, lokasi itu masih berpotensi longsor. Karena itu, keluarga pemilik rumah mengungsi ke rumah orang tuanya.

Sementara di Desa Tosari, longsor juga terjadi. Tebing di belakang rumah warga yang dibuat untuk kegiatan mencuci longsor. Volumenya diperkirakan 10 meter dengan tinggi 7 meter dan tebal 3 meter.

“Untuk rumah ini diberikan bantuan terpal oleh BPBD. Ini sebagai langkah penanganan sementara,” tuturnya.

Sebelumnya, longsor terjadi di beberapa titik jalan provinsi. Yaitu jalan menuju lokasi wisata Bromo. Tepatnya masuk Dusun Cemoro Jangkar menuju ke Dingklik. Di sini, material longsor sudah dibersihkan. (sid/hn)

TOSARI, Radar Bromo – Longsor kembali terjadi di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Bahkan, longsor terjadi di empat titik. Tiga di antaranya terjadi di belakang rumah warga. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, longsor terjadi Jumat (19/2) dan Sabtu (20/2). Dua titik longsor terjadi di belakang dua rumah warga di Desa Tosari dan Desa Baledono.

Selain itu, longsor yang terjadi di dua titik juga menutup akses jalan provinsi dan jalan lingkungan. Dua titik longsor ini sama-sama terjadi di Desa Baledono.

Camat Tosari, Hari Hijrah mengatakan, material longsor yang menutup jalan sudah dibersihkan. Di lokasi itu, tebing setinggi 12 meter longsor.

“Material longsor yang menutup jalan lingkungan sudah dibersihkan. Tadi pagi (Sabtu, red) warga kerja bakti dan sudah dibersihkan dengan alat berat,” katanya.

Sementara longsor yang terjadi di belakang rumah warga membuat fondasi rumah retak. Menurutnya, lokasi itu masih berpotensi longsor. Karena itu, keluarga pemilik rumah mengungsi ke rumah orang tuanya.

Sementara di Desa Tosari, longsor juga terjadi. Tebing di belakang rumah warga yang dibuat untuk kegiatan mencuci longsor. Volumenya diperkirakan 10 meter dengan tinggi 7 meter dan tebal 3 meter.

“Untuk rumah ini diberikan bantuan terpal oleh BPBD. Ini sebagai langkah penanganan sementara,” tuturnya.

Sebelumnya, longsor terjadi di beberapa titik jalan provinsi. Yaitu jalan menuju lokasi wisata Bromo. Tepatnya masuk Dusun Cemoro Jangkar menuju ke Dingklik. Di sini, material longsor sudah dibersihkan. (sid/hn)

MOST READ

BERITA TERBARU

/