alexametrics
25 C
Probolinggo
Thursday, 25 February 2021
Desktop_AP_Top Banner

Keluarga Penerima Manfaat PKH Naik 1.616 dari Tahun Lalu

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PASURUAN, Radar Bromo – Tahun ini Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima PKH (Program Keluarga Harapan) di Kabupaten Pasuruan, meningkat. Peningkatannya cukup banyak karena tercatat naik sekitar 1.616 dibanding tahun lalu.

Berdasarkan data yang ada penerima PKH tahun lalu sebanyak 91.112 KPM. Jumlah itu naik di 2021 menjadi 92.728 KPM.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan, Suwito Adi mengatakan, penambahan itu terjadi karena semakin banyaknya warga miskin. Itulah yang menjadi cakupan sehingga ditambah oleh Kementerian Sosial.

“Setelah dilakukan pemutakhiran data, Kemensos membuka cakupan penerima. Kami (Dinsos, Red) sifatnya ya melengkapi sesuai dengan kebutuhan cakupan itu sendiri,” katanya.

Dengan bertambahnya jumlah penerima PKH, Dinsos langsung melakukan sosialisasi maupun pengecekan terhadap kondisi per KPM. Hal itu penting dilakukan agar tidak ada overlapping antara penerima PKH dengan penerima bantuan lain.

Untuk tahun ini, ada perubahan kebijakan yang mengatur tentang nominal besaran PKH. Di antaranya mengatur, apabila terdapat dua atau lebih anak masih duduk di bangku SD atau SMA dalam satu keluarga, maka yang menerima dihitung hanya satu alokasi saja.

“Dulu kalau ada dua anak, misalnya satu kelas 2 SD, kemudian satunya kelas 5 SD, ya dapat dua. Tapi sekarang alokasinya dihitung tetap satu saja,” jelasnya.

Lebih lanjut Suwito menegaskan bahwa besaran nominal bantuan PKH yang diterima berbeda-beda. Jumlah dana yang dibagikan melalui PKH ini disesuaikan dengan keadaan KPM.

“Bantuan komponen diberikan maksimal untuk 4 jiwa dalam satu keluarga. Keluarga penerima manfaat PKH harus terdaftar dan hadir pada fasilitas kesehatan dan pendidikan terdekat,” tuturnya. (sid/fun)

Mobile_AP_Rectangle 1

PASURUAN, Radar Bromo – Tahun ini Keluarga Penerima Manfaat (KPM) penerima PKH (Program Keluarga Harapan) di Kabupaten Pasuruan, meningkat. Peningkatannya cukup banyak karena tercatat naik sekitar 1.616 dibanding tahun lalu.

Berdasarkan data yang ada penerima PKH tahun lalu sebanyak 91.112 KPM. Jumlah itu naik di 2021 menjadi 92.728 KPM.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pasuruan, Suwito Adi mengatakan, penambahan itu terjadi karena semakin banyaknya warga miskin. Itulah yang menjadi cakupan sehingga ditambah oleh Kementerian Sosial.

Mobile_AP_Half Page

“Setelah dilakukan pemutakhiran data, Kemensos membuka cakupan penerima. Kami (Dinsos, Red) sifatnya ya melengkapi sesuai dengan kebutuhan cakupan itu sendiri,” katanya.

Dengan bertambahnya jumlah penerima PKH, Dinsos langsung melakukan sosialisasi maupun pengecekan terhadap kondisi per KPM. Hal itu penting dilakukan agar tidak ada overlapping antara penerima PKH dengan penerima bantuan lain.

Untuk tahun ini, ada perubahan kebijakan yang mengatur tentang nominal besaran PKH. Di antaranya mengatur, apabila terdapat dua atau lebih anak masih duduk di bangku SD atau SMA dalam satu keluarga, maka yang menerima dihitung hanya satu alokasi saja.

“Dulu kalau ada dua anak, misalnya satu kelas 2 SD, kemudian satunya kelas 5 SD, ya dapat dua. Tapi sekarang alokasinya dihitung tetap satu saja,” jelasnya.

Lebih lanjut Suwito menegaskan bahwa besaran nominal bantuan PKH yang diterima berbeda-beda. Jumlah dana yang dibagikan melalui PKH ini disesuaikan dengan keadaan KPM.

“Bantuan komponen diberikan maksimal untuk 4 jiwa dalam satu keluarga. Keluarga penerima manfaat PKH harus terdaftar dan hadir pada fasilitas kesehatan dan pendidikan terdekat,” tuturnya. (sid/fun)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2