Sambut Imlek, Gusdurian di Pasuruan Ikut Bantu Bersihkan Altar Suci di Kelenteng Tjo Tik Kiong

DIBERSIHKAN: Aksi bersih-bersih yang dilakukan di Kelenteng Tjoe Tik Kiong. Bersih-bersih tersebut digelar menjelang Imlek yang jatuh pada Sabtu (25/1) mendatang. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Related Post

GADINGREJO, Radar Bromo – Umat Kelenteng Tjoe Tik Kiong di Jalan Lombok, Kelurahan Trajeng, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, bersiap untuk menghadapi tahun baru Imlek 2571. Kemarin (19/1), umat kelenteng melakukan bersih altar suci (ayak abu).

DIBANTU BANYAK PIHAK: Bukan hanya umat kelenteng. Bersih-bersih itu juga dibantu Gusdurian. (Foto: Fahrizal Firmani/Jawa Pos Radar Bromo)

Kegiatan bersih altar suci ini dilakukan mulai pukul 10.00. Tidak hanya umat kelenteng setempat, sejumlah simpatisan dari Gusdurian ikut membantu kerja bakti ini. Total ada 55 orang yang dilibatkan dan 50 orang di antaranya dari umat kelenteng.

Ada 13 altar suci yang dibersihkan di kelenteng setempat. Selain itu, sejumlah properti untuk perlengkapan sembahyang mulai dari tempat meletakkan hio hingga patung dewa-dewi juga ikut dibersihkan.

Sekretaris Kelenteng Tjoe Tik Kiong Yudi Dharma Santoso mengungkapkan, kegiatan ini sebagai persiapan untuk menyambut tahun baru Imlek pada 25 Januari mendatang. Dan umat kelenteng rutin melakukan ini setahun sekali.

Ia menjelaskan, ini sebagai wujud syukur bagi umat kelenteng untuk sepanjang tahun yang telah lalu. Dan, mereka siap untuk menyambut tahun baru. Karena itu seluruh bagian dari kelenteng setempat pun ikut dibersihkan.”Intinya, kami umat kelenteng siap untuk menyambut tahun yang baru. Karena itulah kami melakukan kerja bakti membersihkan kelenteng,” ungkapnya.

Yudi menyebut, tema tahun baru ini adalah rukun harmonis antarumat beragama. Maksudnya, umat kelenteng diharapkan bisa selalu hidup berdampingan dengan umat agama lain tanpa saling menyakiti.

Namun, khusus tahun ini pihaknya tidak melakukan perayaan yang berlebihan dalam menyambut Imlek. Umat kelenteng hanya menampilkan pentas seni di kelenteng setempat pada 24 Januari mendatang.

“Ada penampilan Barongsai Naga, pertunjukan wushu, dan tarian Poco-Poco. Ini sebagai bentuk luapan kegembiraan dari umat kelenteng,” pungkasnya. (riz/fun)