alexametrics
30 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Tetap Buka Pendaftaran Transmigrasi Walau Kuota Belum Ada

PURWOREJO, Radar Bromo – Kendati masih belum ada kepastian, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pasuruan tetap membuka bagi warga yang mendaftar program transmigrasi. Ini sebagai antisipasi, jika program transmigrasi di tahun 2021, tetap dilanjutkan pemerintah.

Kepala Disnaker Kota Pasuruan Mahbub Effendi mengatakan, setelah refocusing anggaran tahun 2020 ini, Pemkot Pasuruan memang sudah meniadakan program transmigrasi. Termasuk dari program Transmigrasi secara Nasional juga ditunda.

“Untuk tahun 2020 ini, program transmigasi memang tidak ada karena situasinya memang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan transmigrasi,” terangnya.

Tidak adanya program transmigrasi ini juga rencananya akan diperpanjang sampai tahun 2021. Mahbub mengatakan, imbas refocusing anggaran termasuk di tahun mendatang. Disnaker Kota Pasuruan juga rencananya meniadakan program transmigrasi untuk tahun depan.“Karena dari anggaran juga terbatas, sehingga tahun depan kami tidak menganggarkan dana untuk itu (transmigrasi),” ujarnya.

Meski begitu, Disnaker selalu terbuka jika ada warga yang mendaftar program transmigrasi tetap akan diterima. Sementara ini, peminat program transmigrasi memang masih terbatas dan tercatat hanya satu pendaftar saja

“Kalau ada yang mendaftar tetap kami terima. Meskipun masih belum tahu kapan akan berangkat,” ujarnya.

Jika seandainya pusat nanti memberikan kuota transmigrasi tahun depan, Disnaker tetap akan membantu untuk proses pemberangkatannya. “Karena anggaran dan sebagainya nantinya dari Pusat ata Provinsi. Saat ini kami masih menunggu ada tidaknya kuota transmigrasi tahun depan,” ujarnya. (eka/fun)

PURWOREJO, Radar Bromo – Kendati masih belum ada kepastian, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pasuruan tetap membuka bagi warga yang mendaftar program transmigrasi. Ini sebagai antisipasi, jika program transmigrasi di tahun 2021, tetap dilanjutkan pemerintah.

Kepala Disnaker Kota Pasuruan Mahbub Effendi mengatakan, setelah refocusing anggaran tahun 2020 ini, Pemkot Pasuruan memang sudah meniadakan program transmigrasi. Termasuk dari program Transmigrasi secara Nasional juga ditunda.

“Untuk tahun 2020 ini, program transmigasi memang tidak ada karena situasinya memang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan transmigrasi,” terangnya.

Tidak adanya program transmigrasi ini juga rencananya akan diperpanjang sampai tahun 2021. Mahbub mengatakan, imbas refocusing anggaran termasuk di tahun mendatang. Disnaker Kota Pasuruan juga rencananya meniadakan program transmigrasi untuk tahun depan.“Karena dari anggaran juga terbatas, sehingga tahun depan kami tidak menganggarkan dana untuk itu (transmigrasi),” ujarnya.

Meski begitu, Disnaker selalu terbuka jika ada warga yang mendaftar program transmigrasi tetap akan diterima. Sementara ini, peminat program transmigrasi memang masih terbatas dan tercatat hanya satu pendaftar saja

“Kalau ada yang mendaftar tetap kami terima. Meskipun masih belum tahu kapan akan berangkat,” ujarnya.

Jika seandainya pusat nanti memberikan kuota transmigrasi tahun depan, Disnaker tetap akan membantu untuk proses pemberangkatannya. “Karena anggaran dan sebagainya nantinya dari Pusat ata Provinsi. Saat ini kami masih menunggu ada tidaknya kuota transmigrasi tahun depan,” ujarnya. (eka/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/