alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Pastikan Dana Perawatan PJU Cukup sampai Akhir Tahun

GADINGREJO, Radar Bromo– Selain biaya beban listrik, pemkot juga mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Pasuruan. Di tahun ini, pemeliharaan PJU dialokasikan Rp 660 juta. Hingga sepanjang 2020, penyerapannya sudah mencapai 90 persen. Di sisa tahun anggaran ini, Dinas Perhubungan (Dishub) setempat optimistis anggaran yang tersisa mencukupi.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala UPT PJU pada Dishub Kota Pasuruan, Muhammad Yusuf mengungkapkan, saat ini penyerapan untuk pemeliharaan PJU mencapai Rp 594 juta. Ratusan juta ini untuk membeli lampu, baterai, hingga komponen yang rusak. Sehingga saat ada PJU yang rusak, pihaknya bisa langsung mengganti dengan yang baru.

“Uang yang terserap ini langsung dibelikan untuk kebutuhan komponen. Jadi sewaktu waktu bisa langsung digunakan. Sejauh ini anggaran yang sudah dibelikan ini belum habis terpakai seluruhnya,” ungkapnya.

Yusuf menjelaskan, di dua bulan sisa pada anggaran 2020 ini, Dishub yakin anggaran yang ada mencukupi. Pasalnya pihaknya telah menyesuaikan anggaran yang ada saat ini dengan kebutuhan riil di lapangan selama ini. Apalagi pengalaman dari tahun lalu, pemeliharaan PJU selalu tidak menghabiskan anggaran lebih dari Rp 600 juta.

“Insyaallah mencukupi, apalagi anggaran yang sudah terserap. Komponennya belum habis terpakai. Memang selama ini kebutuhan tinggi. Hampir tiap pekan ada perbaikan, cuma pengalaman selama ini anggaran yang disiapkan lebih dari cukup,” sebut Yusuf. (riz/fun)

GADINGREJO, Radar Bromo– Selain biaya beban listrik, pemkot juga mengalokasikan anggaran untuk pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Pasuruan. Di tahun ini, pemeliharaan PJU dialokasikan Rp 660 juta. Hingga sepanjang 2020, penyerapannya sudah mencapai 90 persen. Di sisa tahun anggaran ini, Dinas Perhubungan (Dishub) setempat optimistis anggaran yang tersisa mencukupi.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala UPT PJU pada Dishub Kota Pasuruan, Muhammad Yusuf mengungkapkan, saat ini penyerapan untuk pemeliharaan PJU mencapai Rp 594 juta. Ratusan juta ini untuk membeli lampu, baterai, hingga komponen yang rusak. Sehingga saat ada PJU yang rusak, pihaknya bisa langsung mengganti dengan yang baru.

“Uang yang terserap ini langsung dibelikan untuk kebutuhan komponen. Jadi sewaktu waktu bisa langsung digunakan. Sejauh ini anggaran yang sudah dibelikan ini belum habis terpakai seluruhnya,” ungkapnya.

Yusuf menjelaskan, di dua bulan sisa pada anggaran 2020 ini, Dishub yakin anggaran yang ada mencukupi. Pasalnya pihaknya telah menyesuaikan anggaran yang ada saat ini dengan kebutuhan riil di lapangan selama ini. Apalagi pengalaman dari tahun lalu, pemeliharaan PJU selalu tidak menghabiskan anggaran lebih dari Rp 600 juta.

“Insyaallah mencukupi, apalagi anggaran yang sudah terserap. Komponennya belum habis terpakai. Memang selama ini kebutuhan tinggi. Hampir tiap pekan ada perbaikan, cuma pengalaman selama ini anggaran yang disiapkan lebih dari cukup,” sebut Yusuf. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/