alexametrics
31.9 C
Probolinggo
Tuesday, 7 December 2021

Rehab Kios Dewi Sartika Baru 29 Persen, Optimistis Rampung

PASURUAN, Radar Bromo – Revitalisasi puluhan kios di Jalan Dewi Sartika, Bangilan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, terus dikebut. Sebentar lagi bangunan kios yang dulu mangkrak tak terawat itu akan terlihat bagus. Proses revitalisasinya telah mencapai 29 persen.

Kawasan tersebut nantinya akan dijadikan pusat kuliner atau food court. Sehingga akan menunjang kawasan wisata religi yang juga dikembangkan di sekitar Alun-alun Kota Pasuruan. Rencana itu akan direalisasikan setelah revitalisasi bangunannya selesai. Targetnya, proyek senilai Rp 2,1 miliar itu tuntas tahun ini.

“Pekerjaan konstruksi saat ini masih berjalan. Kami harapkan tahun ini juga selesai,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan Gustap Purwoko.

Ia menyebutkan, bangunan kios yang lama sudah tidak mungkin lagi direhab. Karenanya, harus dibongkar dan dibangun kios baru. Penataannya juga sudah direncanakan secara matang. Agar sepadan dengan rencana untuk menjadikannya sebagai pusat kuliner. “Kami sesuaikan dengan kebutuhan penggunaannya,” ujarnya.

Gustap mengatakan, di lokasi itu sedang dibangun gedung bertingkat. Kios yang bisa ditempati juga bakal lebih banyak. Penataannya dibuat lebih representatif. Berbeda dengan bangunan yang sebelumnya, hanya berderet di sepanjang tepi jalan. “Rencananya dibangun 20-an kios di sana,” bebernya.

Menurutnya, pekerjaan ini butuh waktu. Sebab, sebelumnya harus dilakukan pembongkaran bangunan lama. Proses pembongkaran itu juga cukup memakan waktu. “Kios Dewi Sartika, itu sekarang capaiannya 29,81 persen,” ujarnya. (tom/rud)

PASURUAN, Radar Bromo – Revitalisasi puluhan kios di Jalan Dewi Sartika, Bangilan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, terus dikebut. Sebentar lagi bangunan kios yang dulu mangkrak tak terawat itu akan terlihat bagus. Proses revitalisasinya telah mencapai 29 persen.

Kawasan tersebut nantinya akan dijadikan pusat kuliner atau food court. Sehingga akan menunjang kawasan wisata religi yang juga dikembangkan di sekitar Alun-alun Kota Pasuruan. Rencana itu akan direalisasikan setelah revitalisasi bangunannya selesai. Targetnya, proyek senilai Rp 2,1 miliar itu tuntas tahun ini.

“Pekerjaan konstruksi saat ini masih berjalan. Kami harapkan tahun ini juga selesai,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pasuruan Gustap Purwoko.

Ia menyebutkan, bangunan kios yang lama sudah tidak mungkin lagi direhab. Karenanya, harus dibongkar dan dibangun kios baru. Penataannya juga sudah direncanakan secara matang. Agar sepadan dengan rencana untuk menjadikannya sebagai pusat kuliner. “Kami sesuaikan dengan kebutuhan penggunaannya,” ujarnya.

Gustap mengatakan, di lokasi itu sedang dibangun gedung bertingkat. Kios yang bisa ditempati juga bakal lebih banyak. Penataannya dibuat lebih representatif. Berbeda dengan bangunan yang sebelumnya, hanya berderet di sepanjang tepi jalan. “Rencananya dibangun 20-an kios di sana,” bebernya.

Menurutnya, pekerjaan ini butuh waktu. Sebab, sebelumnya harus dilakukan pembongkaran bangunan lama. Proses pembongkaran itu juga cukup memakan waktu. “Kios Dewi Sartika, itu sekarang capaiannya 29,81 persen,” ujarnya. (tom/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU