alexametrics
30.5 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Kesaksian Warga saat Truk Sasak 12 Rumah dan Warung di Jalur Bromo Pasuruan

Untung, masih ada pohon mangga dan tandon air di sana. Laju truk pun tertahan. Tapi, motornya tersenggol tandon dan membuatnya terjatuh bersama anaknya. Bagong pun sempat terjepit Vario miliknya sendiri.

“Saya tidak bisa bangun. Saya pikir sudah mati. Karena ngeri sekali kejadiannya. Anak saya untung masih bisa berdiri dan langsung menepi sambil menangis,” katanya menceritakan kengerian kejadian itu.

Bagong pun dilarikan ke puskesmas setempat. Sebab, wajah dan tangannya terluka. Keluarganya pun datang untuk memastikan keselamatannya dan buah hatinya. Tangis keluarga pun tak terbendung kala menyaksikan keduanya selamat.

“Untung kalian masih selamat,” kata seorang keluarga Bagong sambil menangis sesenggukan.

Cerita tak kalah mengerikan dialami Ayin dan Hartono. Sebelum kecelakaan, mereka berdua berada di warung milik Hotimah. Selain mereka, ada tiga orang lagi di warung itu.

Yang mengerikan, warung milik Hotimah jadi satu dari 12 bangunan yang kena seruduk dump truck. Bahkan, warung itu terserek dump truck. Dan mereka semua yang ada di warung tidak bisa keluar untuk menyelamatkan diri.

“Saya lagi asyik minum kopi. Tiba-tiba terdengar benturan sangat keras. Lalu tanah seperti bergetar, kayak gempa besar. Ternyata warung ini terseret. Semua yang ada di dalamnya kocar-kacir,” kata Ayin dengan syok.

Untung, masih ada pohon mangga dan tandon air di sana. Laju truk pun tertahan. Tapi, motornya tersenggol tandon dan membuatnya terjatuh bersama anaknya. Bagong pun sempat terjepit Vario miliknya sendiri.

“Saya tidak bisa bangun. Saya pikir sudah mati. Karena ngeri sekali kejadiannya. Anak saya untung masih bisa berdiri dan langsung menepi sambil menangis,” katanya menceritakan kengerian kejadian itu.

Bagong pun dilarikan ke puskesmas setempat. Sebab, wajah dan tangannya terluka. Keluarganya pun datang untuk memastikan keselamatannya dan buah hatinya. Tangis keluarga pun tak terbendung kala menyaksikan keduanya selamat.

“Untung kalian masih selamat,” kata seorang keluarga Bagong sambil menangis sesenggukan.

Cerita tak kalah mengerikan dialami Ayin dan Hartono. Sebelum kecelakaan, mereka berdua berada di warung milik Hotimah. Selain mereka, ada tiga orang lagi di warung itu.

Yang mengerikan, warung milik Hotimah jadi satu dari 12 bangunan yang kena seruduk dump truck. Bahkan, warung itu terserek dump truck. Dan mereka semua yang ada di warung tidak bisa keluar untuk menyelamatkan diri.

“Saya lagi asyik minum kopi. Tiba-tiba terdengar benturan sangat keras. Lalu tanah seperti bergetar, kayak gempa besar. Ternyata warung ini terseret. Semua yang ada di dalamnya kocar-kacir,” kata Ayin dengan syok.

MOST READ

BERITA TERBARU

/