Urung Tuntaskan Bangun Kampung Religi di Kebonsari Tahun Ini

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Kelanjutan proyek pembangunan kampung religi di Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, urung dituntaskan tahun ini. Pemkot setempat memastikan hanya melanjutkan pembangunan di Kelurahan Kandangsapi, Kecamatan Panggungrejo.

Kabid Permukiman Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Pasuruan Uung Maf’udi Dja’far mengutarakan, alasan ditundanya kelanjutan proyek di Kelurahan Kebonsari dikarenakan adanya rasionalisasi anggaran tahap kedua untuk menangani Covid-19.

“Kelanjutan pembangunan kampung religi yang di Kebonsari dipastikan ditunda. Tahun ini hanya melanjutkan yang di Kelurahan Kandangsapi saja,” ungkap Uung.

Dia menambahkan, anggaran kelanjutan pembangunan kampung religi di Kebonsari senilai Rp 300 juta sudah dialihkan untuk penanganan virus korona. Sehingga, tersisa anggaran sebesar Rp 478 juta. “Anggaran itu yang akan digunakan untuk menuntaskan pembangunan di Kandangsapi,” jelasnya.

Menurut Uung, kelanjutan proyek kampung religi di Kandangsapi itu akan tetap menyesuaikan perencanaan awal. Di antaranya menambah beberapa infrastruktur yang menunjang pengunjung. Seperti lampu penerangan, penunjuk arah, dan pembangunan taman.

“Termasuk pembangunan gapura selamat datang di jalan menuju kawasan alun-alun,” tandasnya.

Kampung wisata itu sendiri dibangun untuk memudahkan pengunjung pejalan kaki. Karena itu, kampung wisata dibangun dengan menentukan rute wisata religi yang berpusat di Makam Mbah Hamid. (tom/mie)