alexametrics
25.2 C
Probolinggo
Sunday, 26 June 2022

Rehab Kantor Kelurahan Baru Dilelang, Ditarget Dimulai Juli

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan terus menginventarisasi gedung-gedung yang sudah kurang layak. Tujuannya, agar bisa diambil langkah yang tepat, seperti memperbaikinya. Jika dibiarkan, bukan hanya aset daerah saja yang tak terurus. Tetapi, juga mengancam keselamatan penghuninya.

Tahun ini, ada dua kantor kelurahan yang akan direhab. Kelurahan Mayangan dan Kelurahan Trajeng. Kondisi dua gedung itu sudah jauh dari kategori baik. Bangunan pendapa banyak yang jebol, sehingga harus ditopang dengan bambu. Belum lagi kondisi ruang kerja pegawai yang tidak kalah parah.

Berdasarkan data yang dihimpun, proyek rehab gedung itu akan dikucuri dengan anggaran lebih dari Rp 1 miliar. Anggaran untuk kantor Kelurahan Mayangan, dialokasikan Rp 1,1 miliar. Untuk kantor Kelurahan Trajeng, lebih besar. Mecapai Rp 1,7 miliar. Selain rehab gedung, di Kelurahan Trajeng juga perlu merehab pagar kantor sekaligus.

Bangunan Kelurahan Mayangan Lapuk, Kantor Dipindah ke Kecamatan

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan Gustap Purwoko mengatakan, sejauh ini dua proyek rehab gedung kelurahan itu masih dilelang. Pihaknya baru menuntaskan perencanaannya sekitar Maret lalu. Namun, ia optimistis proyek itu bisa direalisasikan tahun ini.

“Awal tahun ini memang kami pakai untuk menyusun perencanaannya dulu. Baru selesai Maret dan diajukan lelang sejak bulan ini sesuai jadwal,” kata Gustap.

Proyek bisa lekas dimulai bila dalam proses lelang tidak ada kendala. Jika lancar, lelangnya tak butuh waktu lebih dari dua bulan. Diperkirakan, sebelum pertengahan tahun nanti, dua proyek ini sudah digarap. Paling tidak sekitar Juli atau Agustus. “Kalau pekerjaannya sendiri kan perlu waktu sekitar 4 bulan,” ujarnya. (tom/rud)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Pemkot Pasuruan terus menginventarisasi gedung-gedung yang sudah kurang layak. Tujuannya, agar bisa diambil langkah yang tepat, seperti memperbaikinya. Jika dibiarkan, bukan hanya aset daerah saja yang tak terurus. Tetapi, juga mengancam keselamatan penghuninya.

Tahun ini, ada dua kantor kelurahan yang akan direhab. Kelurahan Mayangan dan Kelurahan Trajeng. Kondisi dua gedung itu sudah jauh dari kategori baik. Bangunan pendapa banyak yang jebol, sehingga harus ditopang dengan bambu. Belum lagi kondisi ruang kerja pegawai yang tidak kalah parah.

Berdasarkan data yang dihimpun, proyek rehab gedung itu akan dikucuri dengan anggaran lebih dari Rp 1 miliar. Anggaran untuk kantor Kelurahan Mayangan, dialokasikan Rp 1,1 miliar. Untuk kantor Kelurahan Trajeng, lebih besar. Mecapai Rp 1,7 miliar. Selain rehab gedung, di Kelurahan Trajeng juga perlu merehab pagar kantor sekaligus.

Bangunan Kelurahan Mayangan Lapuk, Kantor Dipindah ke Kecamatan

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan Gustap Purwoko mengatakan, sejauh ini dua proyek rehab gedung kelurahan itu masih dilelang. Pihaknya baru menuntaskan perencanaannya sekitar Maret lalu. Namun, ia optimistis proyek itu bisa direalisasikan tahun ini.

“Awal tahun ini memang kami pakai untuk menyusun perencanaannya dulu. Baru selesai Maret dan diajukan lelang sejak bulan ini sesuai jadwal,” kata Gustap.

Proyek bisa lekas dimulai bila dalam proses lelang tidak ada kendala. Jika lancar, lelangnya tak butuh waktu lebih dari dua bulan. Diperkirakan, sebelum pertengahan tahun nanti, dua proyek ini sudah digarap. Paling tidak sekitar Juli atau Agustus. “Kalau pekerjaannya sendiri kan perlu waktu sekitar 4 bulan,” ujarnya. (tom/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/