alexametrics
28 C
Probolinggo
Monday, 17 May 2021
Desktop_AP_Top Banner

Inilah 12 Titik Rawan Kecelakaan di Wilayah Polres Pasuruan Kota

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Pengguna jalan di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, harus berhati-hati saat berkendara. Ada 12 titik yang masuk jalur rawan kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Polresta rutin melakukan upaya preventif untuk mengurangi laka lantas.

Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto mengatakan, dari hasil pemetaan, 12 titik itu tersebar di lima kecamatan. Meliputi, di depan Simpang Tiga Karangketug dan Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Lalu, di Jalan Raya Ngopak, Kecamatan Rejoso dan Jalan Raya Pohjentrek, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

Selanjutnya, Simpang Empat Kebonagung, Jalan Niaga, dan Simpang Tiga Sunan Ampel, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Serta, Simpang Tiga Terminal Wisata, Jalan Veteran, Simpang Tiga Cemara, Kecamatan Panggungrejo, Simpang Tiga Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, serta di Jalan Wahidin, Kecamatan Purworejo. “Pemetaan ini berdasarkan intensitas laka yang terjadi di lokasi tersebut,” ujarnya.

Endy mengatakan, sepanjang 2020, ada 535 kali laka lantas. Mayoritas dikarenakan human error. Paling banyak melibatkan roda dua. Dari angka ini, 100 orang meninggal dunia, delapan orang mengalami luka berat, dan 427 orang lainnya mengalami luka ringan. Serta, menyebabkan kerugian materi Rp 297 juta.

“Ini turun 23 persen dibandingkan 2019. Pada 2019, ada 749 laporan dengan 129 orang meninggal dunia, 30 orang luka berat, dan 500 orang luka ringan. Dengan kerugian materi Rp 593 juta,” jelasnya.

Polres rutin melakukan operasi di sejumlah titik keramaian. Sasarannya pengendara yang atribut berkendara tidak lengkap serta melanggar rambu-rambu. “Langkah preventif kami dahulukan dengan sosialisasi kepada pelajar dan masyarakat. Sehingga, angka laka bisa menurun,” ujar perwira dengan tiga setrip di pundaknya ini. (riz/rud)

Mobile_AP_Rectangle 1

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Pengguna jalan di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota, harus berhati-hati saat berkendara. Ada 12 titik yang masuk jalur rawan kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Polresta rutin melakukan upaya preventif untuk mengurangi laka lantas.

Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota AKP Endy Purwanto mengatakan, dari hasil pemetaan, 12 titik itu tersebar di lima kecamatan. Meliputi, di depan Simpang Tiga Karangketug dan Jalan Soekarno-Hatta, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Lalu, di Jalan Raya Ngopak, Kecamatan Rejoso dan Jalan Raya Pohjentrek, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

Selanjutnya, Simpang Empat Kebonagung, Jalan Niaga, dan Simpang Tiga Sunan Ampel, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Serta, Simpang Tiga Terminal Wisata, Jalan Veteran, Simpang Tiga Cemara, Kecamatan Panggungrejo, Simpang Tiga Blandongan, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, serta di Jalan Wahidin, Kecamatan Purworejo. “Pemetaan ini berdasarkan intensitas laka yang terjadi di lokasi tersebut,” ujarnya.

Mobile_AP_Half Page

Endy mengatakan, sepanjang 2020, ada 535 kali laka lantas. Mayoritas dikarenakan human error. Paling banyak melibatkan roda dua. Dari angka ini, 100 orang meninggal dunia, delapan orang mengalami luka berat, dan 427 orang lainnya mengalami luka ringan. Serta, menyebabkan kerugian materi Rp 297 juta.

“Ini turun 23 persen dibandingkan 2019. Pada 2019, ada 749 laporan dengan 129 orang meninggal dunia, 30 orang luka berat, dan 500 orang luka ringan. Dengan kerugian materi Rp 593 juta,” jelasnya.

Polres rutin melakukan operasi di sejumlah titik keramaian. Sasarannya pengendara yang atribut berkendara tidak lengkap serta melanggar rambu-rambu. “Langkah preventif kami dahulukan dengan sosialisasi kepada pelajar dan masyarakat. Sehingga, angka laka bisa menurun,” ujar perwira dengan tiga setrip di pundaknya ini. (riz/rud)

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2