alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Satgas Covid-19 Kab Pasuruan: Kini Tersisa 144 Kasus Aktif

PASURUAN, Radar Bromo – Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan terus menurun. Data terbaru yang dirilis per Jumat (18/3) sore, kasus aktif di Kabupaten Pasuruan kini tinggal 144 dari sebelumnya yang mencapai ribuan.

Data yang didapat Jawa Pos Radar Bromo warga yang terkonfirmasi positif mencapai angka 11.668 kasus. Rinciannya 106 kasus dirawat di rumah sakit, 38 dirawat di gedung isolasi.Kemudian sebanyak 10.812 kasus sembuh, dan sebanyak 712 kasus meninggal.

Pada kasus varian omicron, kasus konfirmasi tembus sekitar seribu. Tetapi, kebanyakan mereka yang terkonfirmasi mengalami gejala ringan. Sehingga proses penyembuhannya cepat.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad mengatakan, tingginya angka kesembuhan warga dari paparan Covid-19 tak lain karena dari jumlah yang terpapar kebanyakan dengan gejala ringan. Ditambah selama pandemi 2 tahun lebih, masyarakat sudah sangat pintar untuk bagaimana bisa melawan virus corona yang menyerang mereka.

“Intinya memang daya tahan tubuh, dan masyarakat sudah pintar dan paham betul bagaimana mengatasi virus ini. Yang penting daya tahan tubuh tetap terjaga,” katanya.

Dengan semakin banyaknya warga sembuh, Syaifudin optimistis, pandemi akan segera berakhir dan berubah menjadi endemi. “Mudah-mudahan cepat menjadi endemi,” tuturnya. (sid/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Kasus aktif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan terus menurun. Data terbaru yang dirilis per Jumat (18/3) sore, kasus aktif di Kabupaten Pasuruan kini tinggal 144 dari sebelumnya yang mencapai ribuan.

Data yang didapat Jawa Pos Radar Bromo warga yang terkonfirmasi positif mencapai angka 11.668 kasus. Rinciannya 106 kasus dirawat di rumah sakit, 38 dirawat di gedung isolasi.Kemudian sebanyak 10.812 kasus sembuh, dan sebanyak 712 kasus meninggal.

Pada kasus varian omicron, kasus konfirmasi tembus sekitar seribu. Tetapi, kebanyakan mereka yang terkonfirmasi mengalami gejala ringan. Sehingga proses penyembuhannya cepat.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad mengatakan, tingginya angka kesembuhan warga dari paparan Covid-19 tak lain karena dari jumlah yang terpapar kebanyakan dengan gejala ringan. Ditambah selama pandemi 2 tahun lebih, masyarakat sudah sangat pintar untuk bagaimana bisa melawan virus corona yang menyerang mereka.

“Intinya memang daya tahan tubuh, dan masyarakat sudah pintar dan paham betul bagaimana mengatasi virus ini. Yang penting daya tahan tubuh tetap terjaga,” katanya.

Dengan semakin banyaknya warga sembuh, Syaifudin optimistis, pandemi akan segera berakhir dan berubah menjadi endemi. “Mudah-mudahan cepat menjadi endemi,” tuturnya. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/