alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Gelontor Rp 98 Miliar untuk Kembangkan Jalur Tutur Menuju Wisata Bromo

TUTUR, Radar Bromo – Jalur wisata Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru (TNBTS) lewat Kabupaten Pasuruan bakal semakin lengkap. Di jalur ini disiapkan pembangunan rest area baru. Tepatnya, wilayah Kecamatan Tutur. Pemerintah pusat mendukung biaya pembangunannya Rp 8 miliar.

”Kami mengusulkan rest area Tutur itu ke pusat tahun kemarin. Tahun ini bisa terealisasi fisiknya,” kata Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf kepada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Pemkab Pasuruan telah menyiapkan lahannya. Yaitu, tanah di sisi timur jalan provinsi jurusan Nongkojajar menuju Bromo.

Rest area ini dibangun untuk penunjang proyek strategis nasional. Mendukung keberadaan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Sekaligus menjadi transit wisata menuju Bromo. Diharapkan, kawasan pariwisata di wilayah Tutur juga berkembang pesat. Termasuk, tentu saja, kegiatan ekonomi warga sekitar.

Pembangunan rest area tersebut melibatkan Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang serta Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan. Banguan fisik dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya. Berupa pagar keliling, lampu penerangan, dan gapura untuk akses masuk dan keluar.

”Anggarannya sekitar Rp 3 miliar,” kata Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Hari Apriyanto.

Pekerjaan lain ditangani oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan. Di antaranya, pembangunan fasilitas umum, toilet, landscape, gazebo. Ada juga jalur untuk pejalan kaki pedestrian, plasa kuliner, dan TIC (tourism information center) beserta peralatannya.

TUTUR, Radar Bromo – Jalur wisata Taman Nasional Bromo, Tengger, Semeru (TNBTS) lewat Kabupaten Pasuruan bakal semakin lengkap. Di jalur ini disiapkan pembangunan rest area baru. Tepatnya, wilayah Kecamatan Tutur. Pemerintah pusat mendukung biaya pembangunannya Rp 8 miliar.

”Kami mengusulkan rest area Tutur itu ke pusat tahun kemarin. Tahun ini bisa terealisasi fisiknya,” kata Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf kepada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Pemkab Pasuruan telah menyiapkan lahannya. Yaitu, tanah di sisi timur jalan provinsi jurusan Nongkojajar menuju Bromo.

Rest area ini dibangun untuk penunjang proyek strategis nasional. Mendukung keberadaan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Sekaligus menjadi transit wisata menuju Bromo. Diharapkan, kawasan pariwisata di wilayah Tutur juga berkembang pesat. Termasuk, tentu saja, kegiatan ekonomi warga sekitar.

Pembangunan rest area tersebut melibatkan Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang serta Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan. Banguan fisik dikerjakan oleh Dinas Cipta Karya. Berupa pagar keliling, lampu penerangan, dan gapura untuk akses masuk dan keluar.

”Anggarannya sekitar Rp 3 miliar,” kata Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Hari Apriyanto.

Pekerjaan lain ditangani oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan. Di antaranya, pembangunan fasilitas umum, toilet, landscape, gazebo. Ada juga jalur untuk pejalan kaki pedestrian, plasa kuliner, dan TIC (tourism information center) beserta peralatannya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/