alexametrics
27.1 C
Probolinggo
Wednesday, 29 June 2022

Tahun Depan Pengadaan Kain Seragam Siswa SD-SMP Harus Lebih Cepat

PASURUAN, Radar Bromo – DPRD Kota Pasuruan memberikan catatan tebal terhadap program Pemkot Pasuruan sepanjang 2021. Terutama beberapa program yang dinilai lambat. Padahal realisasinya dinanti masyarakat. Keterlambatan melaksanakan program diminta tak terulang di tahun mendatang. Pemkot diminta lebih mematangkan perencanaan program yang akan dijalankan.

Hal itu diungkapkan sejumlah fraksi di tengah pembahasan Rancangan APBD 2022. Sabilal Rasyad yang ditunjuk menjadi juru bicara Fraksi PKS mencatat beberapa program kegiatan yang sangat ditunggu masyarakat. Namun, perangkat daerah yang mengampu program terlambat melaksanakan program tersebut.

“Seperti pemberian santunan kematian, pembayaran honor relawan PPKM, pembayaran honor RT/RW, bantuan kain seragam, dan lain-lain yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu,” ungkap Sabilal.

Pihaknya berharap semua program Pemkot bisa terealisasi sesuai dengan rencana dan target waktu pelaksanaannya. Lantaran itu, lanjut Sabilal, fraksinya mendorong agar Wali Kota Pasuruan benar-benar mengawal dan mencegah keterlambatan-keterlambatan semacam itu terulang pada 2022.

“Terutama program atau kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Sabilal lalu menyinggung pengadaan kain seragam sekolah yang prosesnya sekarang masih bergulir. Menurutnya, subsidi seragam tersebut harus benar-benar terealisasi tahun ini. Sedangkan rencana pengadaan kain seragam tahun depan, pemkot diminta mematangkan persiapan lebih awal. Tidak seperti sekarang, di mana proses lelangnya baru dibuka menjelang akhir tahun.

“Kami ingin gambaran lebih pasti tentang waktu pelaksanaannya. Setidaknya pada triwulan pertama sudah bisa dimulai tahapan pelaksanaannya. Sehingga bisa diserahkan bertepatan dengan tahun ajaran baru,” bebernya.

PASURUAN, Radar Bromo – DPRD Kota Pasuruan memberikan catatan tebal terhadap program Pemkot Pasuruan sepanjang 2021. Terutama beberapa program yang dinilai lambat. Padahal realisasinya dinanti masyarakat. Keterlambatan melaksanakan program diminta tak terulang di tahun mendatang. Pemkot diminta lebih mematangkan perencanaan program yang akan dijalankan.

Hal itu diungkapkan sejumlah fraksi di tengah pembahasan Rancangan APBD 2022. Sabilal Rasyad yang ditunjuk menjadi juru bicara Fraksi PKS mencatat beberapa program kegiatan yang sangat ditunggu masyarakat. Namun, perangkat daerah yang mengampu program terlambat melaksanakan program tersebut.

“Seperti pemberian santunan kematian, pembayaran honor relawan PPKM, pembayaran honor RT/RW, bantuan kain seragam, dan lain-lain yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu,” ungkap Sabilal.

Pihaknya berharap semua program Pemkot bisa terealisasi sesuai dengan rencana dan target waktu pelaksanaannya. Lantaran itu, lanjut Sabilal, fraksinya mendorong agar Wali Kota Pasuruan benar-benar mengawal dan mencegah keterlambatan-keterlambatan semacam itu terulang pada 2022.

“Terutama program atau kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat,” jelasnya.

Sabilal lalu menyinggung pengadaan kain seragam sekolah yang prosesnya sekarang masih bergulir. Menurutnya, subsidi seragam tersebut harus benar-benar terealisasi tahun ini. Sedangkan rencana pengadaan kain seragam tahun depan, pemkot diminta mematangkan persiapan lebih awal. Tidak seperti sekarang, di mana proses lelangnya baru dibuka menjelang akhir tahun.

“Kami ingin gambaran lebih pasti tentang waktu pelaksanaannya. Setidaknya pada triwulan pertama sudah bisa dimulai tahapan pelaksanaannya. Sehingga bisa diserahkan bertepatan dengan tahun ajaran baru,” bebernya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/