alexametrics
27 C
Probolinggo
Thursday, 7 July 2022

Ada 10 Titik Berbahaya di Jalan Nasional Kota Pasuruan

PASURUAN, Radar Bromo – Keamanan jalan nasional di Kota Pasuruan jadi perhatian khusus, sejak musim hujan tiba. Rabu (17/11), Satlantas Polres Pasuruan Kota bersama Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim Bali menyurvei kondisi jalan. Hasilnya, ada 10 titik jalan yang dinilai membahayakan.

Survei dilakukan di sejumlah ruas jalan. Seperti Jalan Veteran, Jalan Ir Juanda, Jalan Kyai Hasyim Asyari, Jalan Untung Suropati, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Gatot Subroto, hingga Jalan Ahmad Yani. Dalam survei ini didapati, ada titik jalan berlubang sehingga menimbulkan genangan dan jalan bergelombang.

Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo mengungkapkan, survei jalan ini diperlukan untuk memastikan tidak ada jalan yang membahayakan. Apalagi saat ini sudah masuk musim hujan. Jalan rusak berpotensi membuat pengguna jalan celaka.

Selama survei itu, kerusakan jalan paling banyak terjadi di jalur lingkar selatan (JLS). Kondisi ini dimungkinkan karena arus lalu lintas yang tinggi dengan kendaraan besar melintas setiap harinya. Apalagi di JLS ini juga menjadi exit tol Bukir, Pasuruan.

“Kami berharap agar jalan yang rusak di JLS segera diperbaiki. Apalagi sekarang sudah mulai hujan, mumpung masih di awal. Kalau dibiarkan bisa bahaya bagi pengguna jalan yang melintas,” ungkapnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Keamanan jalan nasional di Kota Pasuruan jadi perhatian khusus, sejak musim hujan tiba. Rabu (17/11), Satlantas Polres Pasuruan Kota bersama Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) Jatim Bali menyurvei kondisi jalan. Hasilnya, ada 10 titik jalan yang dinilai membahayakan.

Survei dilakukan di sejumlah ruas jalan. Seperti Jalan Veteran, Jalan Ir Juanda, Jalan Kyai Hasyim Asyari, Jalan Untung Suropati, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Gatot Subroto, hingga Jalan Ahmad Yani. Dalam survei ini didapati, ada titik jalan berlubang sehingga menimbulkan genangan dan jalan bergelombang.

Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo mengungkapkan, survei jalan ini diperlukan untuk memastikan tidak ada jalan yang membahayakan. Apalagi saat ini sudah masuk musim hujan. Jalan rusak berpotensi membuat pengguna jalan celaka.

Selama survei itu, kerusakan jalan paling banyak terjadi di jalur lingkar selatan (JLS). Kondisi ini dimungkinkan karena arus lalu lintas yang tinggi dengan kendaraan besar melintas setiap harinya. Apalagi di JLS ini juga menjadi exit tol Bukir, Pasuruan.

“Kami berharap agar jalan yang rusak di JLS segera diperbaiki. Apalagi sekarang sudah mulai hujan, mumpung masih di awal. Kalau dibiarkan bisa bahaya bagi pengguna jalan yang melintas,” ungkapnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/