alexametrics
25.8 C
Probolinggo
Saturday, 28 November 2020

Di Kabupaten Pasuruan Pendaftaran Haji Turun 40 Persen

PASURUAN, Radar Bromo – Pandemi Covid-19 juga berpengaruh terhadap jumlah pendaftar haji di Kabupaten Pasuruan. Tercatat sampai akhir Oktober lalu, hanya ada 2.904 pendaftar di kemenag setempat. Jumlah ini turun sekitar 40 persen dari tahun lalu.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Pasuruan Imron Muhadi mengatakan, di awal tahun 2020 lalu, sejatinya pendaftar haji masih tetap tinggi. Namun, saat masuk awal pandemi mulai Maret lalu, ada tren penurunan pendaftar.

“Dari catatan Kemenag setempat, jumlah pendaftar haji di awal-awal tahun masih tetap tinggi. Masih 400-600-an pendaftar. Namun, jumlah pendaftar mulai anjlok mulai Maret lalu,” terang Imron.

Bahkan, pada April lalu tercatat hanya ada 140 pendaftar. Pada Mei, jumlah pendaftar kembali turun jadi 87 orang. Baru di Juni, mulai meningkat ada 290 pendaftar haji. Dan tercatat dari Januari sampai akhir Oktober mencapai 2.904 pendaftar haji.

Jumlah itu cukup anjlok bila dibanding pendaftar haji dengan periode yang sama tahun lalu. Tercatat selama Januari-Oktober 2019 lalu ada 4.971 pendaftar haji.

Menurunnya pendaftar haji dikatakan lantaran berbagai sebab. Namun yang paling utama lantaran pandemi Covid-19. Saat awal pandemi Covid-19 lalu, bahkan Kemenag juga membatasi per hari hanya 5 pendaftar. Hal ini untuk mencegah kerumuman di Kantor Kemenag.

“Selain adanya pembatasan, juga akibat pandemi Covid-19, membuat masyarakat cenderung tidak keluar rumah. Sehingga, pendaftar juga masih terbatas dibandingkan tahun lalu,” terang Imron.

Kendati pendaftar trennya cenderung menurun, namun jumlah antrean keberangkatan haji tetap panjang. Tercatat bagi yang mendaftar hari ini di Kemenag Kabupaten Pasuruan, Calon Jamaah Haji diprediksi baru bisa berangkat pada 2050 mendatang. Atau antrean mencapai 30 tahun. (eka/mie)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Awal Mengeluh Greges, Nakes RSUD dr Saleh Positif Covid-19 Meninggal

Sumarsono meninggal setelah sempat dirawat selama 7 hari di RSUD dr Moh Saleh.

Hendak Parkir, Truk Tertabrak Motor di Nguling

Saat berbelok ke arah utara, sopir truk tak mengetahui ada motor melaju dari arah barat ke arah timur.

Guru Dituntut Kreatif Mengajar di Tengah Pandemi  

Di saat pandemi, tugas guru tidak hanya sebagai pengajar tapi juga pembelajar, karena harus menemukan ide kreatif agar pembelajaran tetap menyenangkan.

Kali Wrati Masih Tercemar, Dewan Soroti Pengalihan Limbah

Polemik limbah yang mencemari sungai Wrati di Kecamatan Beji belum berakhir.

Perbaikan Jalan di Kab Probolinggo Dilanjut Hingga Akhir Tahun

Adanya perbaikan tersebut tidak terlepas dari adanya perubahan anggaran (P-APBD) yang dilakukan pihak PUPR