alexametrics
24.8 C
Probolinggo
Saturday, 2 July 2022

Banyubiru Sudah Dibuka, Pendapatan Dihitung Ulang

PASURUAN, Radar Bromo – Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Pasuruan menghitung lagi target pendapatan asli daerah (PAD) dari Wisata Alam Banyubiru. Sebab, wisata pemandian tersebut dibuka lagi pada 20 Juni ini.

Data dalam APBD 2022 menyebutkan, tahun ini PAD dari sektor pariwisata ditarget Rp 250 juta. Masing-masing Banyubiru sekitar Rp 100 juta, Ranu Grati Rp 30 juta, dan wisata budaya Tengger ditarget Rp 120 juta.

Kepala Disparta Kabupaten Pasuruan Eka Wara Brehaspati mengatakan, masih mempersiapkan pembukaan detinasi andalan itu. Salah satunya, menghitung lagi potensi PAD. Selama dua tahun lebih, Banyubiru tutup dan tidak menghasilkan pendapatan untuk daerah.

Wisata Banyubiru Bakal Kembali Dibuka tapi Belum Full

”Tutup terus kan. Untuk rencana pembukaan bulan ini kami hitung ulang targetnya,” terangnya.

Eka mengaku juga hadir saat tasyakuran pedagang wisata Banyubiru kemarin. Salah satu permintaan warga, satu hari setelah resmi dibuka, tempat itu digratiskan dulu. Atau, tidak ditarik retribusi. Tujuannya, menarik masyarakat agar datang ke lokasi wisata.

PASURUAN, Radar Bromo – Dinas Pariwisata (Disparta) Kabupaten Pasuruan menghitung lagi target pendapatan asli daerah (PAD) dari Wisata Alam Banyubiru. Sebab, wisata pemandian tersebut dibuka lagi pada 20 Juni ini.

Data dalam APBD 2022 menyebutkan, tahun ini PAD dari sektor pariwisata ditarget Rp 250 juta. Masing-masing Banyubiru sekitar Rp 100 juta, Ranu Grati Rp 30 juta, dan wisata budaya Tengger ditarget Rp 120 juta.

Kepala Disparta Kabupaten Pasuruan Eka Wara Brehaspati mengatakan, masih mempersiapkan pembukaan detinasi andalan itu. Salah satunya, menghitung lagi potensi PAD. Selama dua tahun lebih, Banyubiru tutup dan tidak menghasilkan pendapatan untuk daerah.

Wisata Banyubiru Bakal Kembali Dibuka tapi Belum Full

”Tutup terus kan. Untuk rencana pembukaan bulan ini kami hitung ulang targetnya,” terangnya.

Eka mengaku juga hadir saat tasyakuran pedagang wisata Banyubiru kemarin. Salah satu permintaan warga, satu hari setelah resmi dibuka, tempat itu digratiskan dulu. Atau, tidak ditarik retribusi. Tujuannya, menarik masyarakat agar datang ke lokasi wisata.

MOST READ

BERITA TERBARU

/