alexametrics
26.4 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Motor Berknalpot Brong yang Dirazia Dikembalikan Usai Lebaran

PASURUAN, Radar Bromo – Jangan coba-coba pakai knalpot brong atau motor protolan di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Jika nekat, Anda bisa kena razia. Bahkan motor Anda baru akan dikembalikan setelah hari raya Lebaran. Langkah tegas itu dilakukan jajaran kepolisian selama bulan suci Ramadan.

Penggunaan knalpot brong pada motor di Kota Pasuruan memang masih marak ditemui. Padahal polisi juga sebenarnya sudah sering menggelar razia. Sabtu (16/4) malam, belasan motor terpaksa disita lantaran suaranya membuat bising.

Razia penertiban menyasar motor-motor yang tidak sesuai dengan spesifikasi standar. Baik dimodifikasi protolan maupun menggunakan knalpot brong. Razia digelar di sejumlah titik keramaian di Kota Pasuruan. Di antaranya di kawasan pelabuhan, Stadion Untung Suropati dan Jalan Panglima Sudirman.

“Dalam penertiban itu, personel kami mengamankan 17 sepeda motor knalpot brong dan protolan,” kata Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota AKP Yudiono.

Ia menjelaskan tiga kawasan tersebut memang kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja dengan motor protolan dan knalpot brong. Keberadaan mereka dinilai mengganggu masyarakat lain. Terutama bila sampai menggelar aksi balap liar atau sekedar kebut-kebutan di jalan. Hal itu jelas membahayakan keselamatan mereka sendiri maupun pengguna jalan lain.

“Makanya tetap kami lakukan penegakan dengan menyita motornya. Sedangkan pemilik kendaraan dikenai sanksi tilang,” katanya.

Yudi mengaku, bukan sekali ini saja razia serupa digelar. Selama Ramadan, pihaknya hampir setiap hari memantau sejumlah kawasan itu. Tujuannya untuk mengantisipasi digelarnya aksi balap liar. Sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas menjelang lebaran Idul Fitri. Bahkan sudah banyak kendaraan yang disita petugas.

PASURUAN, Radar Bromo – Jangan coba-coba pakai knalpot brong atau motor protolan di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Jika nekat, Anda bisa kena razia. Bahkan motor Anda baru akan dikembalikan setelah hari raya Lebaran. Langkah tegas itu dilakukan jajaran kepolisian selama bulan suci Ramadan.

Penggunaan knalpot brong pada motor di Kota Pasuruan memang masih marak ditemui. Padahal polisi juga sebenarnya sudah sering menggelar razia. Sabtu (16/4) malam, belasan motor terpaksa disita lantaran suaranya membuat bising.

Razia penertiban menyasar motor-motor yang tidak sesuai dengan spesifikasi standar. Baik dimodifikasi protolan maupun menggunakan knalpot brong. Razia digelar di sejumlah titik keramaian di Kota Pasuruan. Di antaranya di kawasan pelabuhan, Stadion Untung Suropati dan Jalan Panglima Sudirman.

“Dalam penertiban itu, personel kami mengamankan 17 sepeda motor knalpot brong dan protolan,” kata Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota AKP Yudiono.

Ia menjelaskan tiga kawasan tersebut memang kerap menjadi tempat berkumpulnya remaja dengan motor protolan dan knalpot brong. Keberadaan mereka dinilai mengganggu masyarakat lain. Terutama bila sampai menggelar aksi balap liar atau sekedar kebut-kebutan di jalan. Hal itu jelas membahayakan keselamatan mereka sendiri maupun pengguna jalan lain.

“Makanya tetap kami lakukan penegakan dengan menyita motornya. Sedangkan pemilik kendaraan dikenai sanksi tilang,” katanya.

Yudi mengaku, bukan sekali ini saja razia serupa digelar. Selama Ramadan, pihaknya hampir setiap hari memantau sejumlah kawasan itu. Tujuannya untuk mengantisipasi digelarnya aksi balap liar. Sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas menjelang lebaran Idul Fitri. Bahkan sudah banyak kendaraan yang disita petugas.

MOST READ

BERITA TERBARU

/