alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Dua Pekan Terminal Untung Suropati Landai, Sehari 70-80 Bus yang Masuk

PASURUAN, Radar Bromo – Bulan suci Ramadan sudah memasuki pekan kedua. Namun kondisi Terminal Untung Suropati Kota Pasuruan masih sepi. Hingga saat ini belum terjadi lonjakan penumpang dalam jumlah yang signifikan. Bahkan dua pekan jelang lebaran idul Fitri, keluar masuknya angkutan di terminal itu terbilang landai.

Hal itu disampaikan kasatgas Terminal Untung Suropati Yulianto saat dikonfirmasi Minggu (17/4). Menurutnya, armada bus yang masuk ke terminal selama dua pekan terakhir masih normal. Baik untuk bus angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi (AKDP).

“Kalau dilihat dari jumlah armada yang masuk ke terminal masih dapat dikatakan landai,” katanya.

Setiap hari, rata-rata ada sekitar 70 hingga 80 bus yang masuk ke terminal. Meski begitu, Yulianto menyebut kondisi tersebut sudah jauh berbeda ketimbang suasana Ramadan tahun lalu. Sebab ketika pemerintah menerapkan PPKM, keluar masuknya bus ke terminal jauh lebih sedikit. Apalagi saat itu pemerintah juga tidak membolehkan warga untuk mudik lebaran.

“Tentunya sekarang jauh lebih banyak daripada tahun sebelumnya. Dalam artian layanan angkutan sudah kembali normal,” terangnya.

Di sisi lain, jumlah penumpang yang berada di terminal juga tidak begitu banyak. Karena rata-rata Terminal Untung Suropati menjadi di tempat pemberhentian penumpang. Sedangkan penumpang yang hendak berangkat menempuh perjalanan jumlahnya lebih sedikit. Yuli memahami kondisi tersebut dan mengatakannya merupakan hal yang wajar.

“Karena di sini memang bukan terminal tipe A yang menjadi tempat pemberangkatan utama. Tetapi hanya terminal lintasan saja. Jadi masih ada 2-3 penumpang yang menunggu keberangkatan,” ungkapnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Bulan suci Ramadan sudah memasuki pekan kedua. Namun kondisi Terminal Untung Suropati Kota Pasuruan masih sepi. Hingga saat ini belum terjadi lonjakan penumpang dalam jumlah yang signifikan. Bahkan dua pekan jelang lebaran idul Fitri, keluar masuknya angkutan di terminal itu terbilang landai.

Hal itu disampaikan kasatgas Terminal Untung Suropati Yulianto saat dikonfirmasi Minggu (17/4). Menurutnya, armada bus yang masuk ke terminal selama dua pekan terakhir masih normal. Baik untuk bus angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) maupun antar kota dalam provinsi (AKDP).

“Kalau dilihat dari jumlah armada yang masuk ke terminal masih dapat dikatakan landai,” katanya.

Setiap hari, rata-rata ada sekitar 70 hingga 80 bus yang masuk ke terminal. Meski begitu, Yulianto menyebut kondisi tersebut sudah jauh berbeda ketimbang suasana Ramadan tahun lalu. Sebab ketika pemerintah menerapkan PPKM, keluar masuknya bus ke terminal jauh lebih sedikit. Apalagi saat itu pemerintah juga tidak membolehkan warga untuk mudik lebaran.

“Tentunya sekarang jauh lebih banyak daripada tahun sebelumnya. Dalam artian layanan angkutan sudah kembali normal,” terangnya.

Di sisi lain, jumlah penumpang yang berada di terminal juga tidak begitu banyak. Karena rata-rata Terminal Untung Suropati menjadi di tempat pemberhentian penumpang. Sedangkan penumpang yang hendak berangkat menempuh perjalanan jumlahnya lebih sedikit. Yuli memahami kondisi tersebut dan mengatakannya merupakan hal yang wajar.

“Karena di sini memang bukan terminal tipe A yang menjadi tempat pemberangkatan utama. Tetapi hanya terminal lintasan saja. Jadi masih ada 2-3 penumpang yang menunggu keberangkatan,” ungkapnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/