alexametrics
28.1 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Bangunan Kelurahan Mayangan Lapuk, Kantor Dipindah ke Kecamatan

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Kondisi kantor Kelurahan Mayangan memprihatinkan. Sejumlah sudut bangunan terlihat rapuh dan mengalami kerusakan. Dalam beberapa bulan ini, kantor itu sudah tidak lagi ditempati.

Plt Lurah Mayangan Yoyok menerangkan, kerusakan semula terjadi di bagian pendapa. Hampir seluruh plafon sudah runtuh. Kondisi bangunan pendapa juga sudah banyak yang lapuk. Kerusakan terjadi sejak tahun lalu. Pihaknya juga sempat melaporkannya ke Pemkot Pasuruan.

Tak hanya di pendapa. Kerusakan juga terjadi di dalam kantor yang menjadi ruang pelayanan. Tepatnya akhir tahun lalu, kata Yoyok, sebagian plafon di dalam kantor ambrol. Hal itu juga kembali ia laporkan ke Pemkot.

KOSONG: Kantor Kelurahan Mayangan yang saat ini ditutup. Sementara pelayanan dipindah ke kantor Kecamatan Panggungrejo sembari menunggu rehab. (Foto: M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

“Setelah itu, kami kosongkan semua ruangan. Karena memang kondisinya membahayakan,” kata Yoyok.

Untuk sementara, pelayanan Kelurahan Mayangan tidak menempati kantor tersebut. Pelayanannya dipusatkan di kantor Kecamatan Panggungrejo. Meski demikian, Yoyok memastikan pelayanan tetap berjalan sebagaimana biasanya.

“Hanya tempatnya saja yang pindah. Pelayanannya tetap berjalan,” bebernya.

Sebab, kata Yoyok, kondisi bangunan di kantor kelurahan sudah tidak memungkinkan untuk ditempati. Apabila dipaksakan, hal itu justru menimbulkan risiko yang tinggi. Baik bagi pegawai maupun masyarakat yang hendak mendapat pelayanan.

“Karena kalau menempati kantor kelurahan risikonya tinggi, sehingga dipindahkan sementara di kantor kecamatan,” ujarnya.

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan Gustap Purwoko mengaku sudah mengetahui kondisi kantor kelurahan tersebut. Dia mengatakan, Pemkot juga telah berencana merehab beberapa kantor kelurahan. Termasuk di kelurahan Mayangan.

“Untuk rehab kantor kelurahan Mayangan masuk dalam tahun ini,” kata Gustap. (tom/fun)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Kondisi kantor Kelurahan Mayangan memprihatinkan. Sejumlah sudut bangunan terlihat rapuh dan mengalami kerusakan. Dalam beberapa bulan ini, kantor itu sudah tidak lagi ditempati.

Plt Lurah Mayangan Yoyok menerangkan, kerusakan semula terjadi di bagian pendapa. Hampir seluruh plafon sudah runtuh. Kondisi bangunan pendapa juga sudah banyak yang lapuk. Kerusakan terjadi sejak tahun lalu. Pihaknya juga sempat melaporkannya ke Pemkot Pasuruan.

Tak hanya di pendapa. Kerusakan juga terjadi di dalam kantor yang menjadi ruang pelayanan. Tepatnya akhir tahun lalu, kata Yoyok, sebagian plafon di dalam kantor ambrol. Hal itu juga kembali ia laporkan ke Pemkot.

KOSONG: Kantor Kelurahan Mayangan yang saat ini ditutup. Sementara pelayanan dipindah ke kantor Kecamatan Panggungrejo sembari menunggu rehab. (Foto: M Busthomi/Jawa Pos Radar Bromo)

“Setelah itu, kami kosongkan semua ruangan. Karena memang kondisinya membahayakan,” kata Yoyok.

Untuk sementara, pelayanan Kelurahan Mayangan tidak menempati kantor tersebut. Pelayanannya dipusatkan di kantor Kecamatan Panggungrejo. Meski demikian, Yoyok memastikan pelayanan tetap berjalan sebagaimana biasanya.

“Hanya tempatnya saja yang pindah. Pelayanannya tetap berjalan,” bebernya.

Sebab, kata Yoyok, kondisi bangunan di kantor kelurahan sudah tidak memungkinkan untuk ditempati. Apabila dipaksakan, hal itu justru menimbulkan risiko yang tinggi. Baik bagi pegawai maupun masyarakat yang hendak mendapat pelayanan.

“Karena kalau menempati kantor kelurahan risikonya tinggi, sehingga dipindahkan sementara di kantor kecamatan,” ujarnya.

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan Gustap Purwoko mengaku sudah mengetahui kondisi kantor kelurahan tersebut. Dia mengatakan, Pemkot juga telah berencana merehab beberapa kantor kelurahan. Termasuk di kelurahan Mayangan.

“Untuk rehab kantor kelurahan Mayangan masuk dalam tahun ini,” kata Gustap. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/