alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Jalur Wisata Banyubiru yang Rusak Sementara Diuruk

GRATI, Radar Bromo – Kondisi ruas jalur wisata Banyubiru yang alami kerusakan parah akhirnya dapat penanganan. Rabu (17/2) pemkab setempat mulai menguruk sejumlah jalan berlubang.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, perbaikan dilakukan mulai jalan di sekitar Kedawung, Kecamatan Grati. Jalan kabupaten tersebut sama halnya dengan jalan Banyubiru yang rusak. Banyak lubang yang terendam air dan cukup membahayakan pengguna jalan.

Oleh pihak PU Bina Marga, lubang jalan itu diuruk atau ditutup dengan base course (jenis material batu hasil dari penghancuran dengan alat pemecah batu hingga menjadi kerikil). Tujuannya, untuk menutup lubang jalan yang rusak.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka mengatakan, pengerjaan untuk penanganan sementara jalan itu dilakukan mulai kemarin. Jalan penghubung Kedawung – Banyubiru itu, dilakukan perataan jalan. “Kami mulai melakukan penanganan sementara jalan Kedawung-Banyubiru. Semoga lancar,” katanya.

Menurutnya, sementara jalan .hanya diratakan. Sebab, kondisi cuaca yang masih masuk penghujan, membuat tidak memungkinkan untuk dilakukan perbaikan. “Kondisi masih musim hujan. Yang kami bisa lakukan yaitu penanganan sementara. Untuk panjangnya sekitar 82 kilometer,” terangnya.

Penanganan sementara itu dilakukan hingga beberapa hari kedepan. Pihaknya, menggunakan alat berat untuk memadatkan bahan yang digunakan untuk perataan. “Ini kami sampai sore melakukan pengerjaannya. Meskipun rintik akan terus dilakukan,” tandasnya.

Diketahui, jalan menuju wisata alam Banyubiru rusak parah. Kondisi itu, membuat pengendara harus berhati hati. Sebab, lubang jalan yang rusak dipenuhi air di musim penghujan ini. Jika tidak hati-hati, maka bisa bisa pengendara terperosok. (sid/mie)

GRATI, Radar Bromo – Kondisi ruas jalur wisata Banyubiru yang alami kerusakan parah akhirnya dapat penanganan. Rabu (17/2) pemkab setempat mulai menguruk sejumlah jalan berlubang.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, perbaikan dilakukan mulai jalan di sekitar Kedawung, Kecamatan Grati. Jalan kabupaten tersebut sama halnya dengan jalan Banyubiru yang rusak. Banyak lubang yang terendam air dan cukup membahayakan pengguna jalan.

Oleh pihak PU Bina Marga, lubang jalan itu diuruk atau ditutup dengan base course (jenis material batu hasil dari penghancuran dengan alat pemecah batu hingga menjadi kerikil). Tujuannya, untuk menutup lubang jalan yang rusak.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan Hanung Widya Sasangka mengatakan, pengerjaan untuk penanganan sementara jalan itu dilakukan mulai kemarin. Jalan penghubung Kedawung – Banyubiru itu, dilakukan perataan jalan. “Kami mulai melakukan penanganan sementara jalan Kedawung-Banyubiru. Semoga lancar,” katanya.

Menurutnya, sementara jalan .hanya diratakan. Sebab, kondisi cuaca yang masih masuk penghujan, membuat tidak memungkinkan untuk dilakukan perbaikan. “Kondisi masih musim hujan. Yang kami bisa lakukan yaitu penanganan sementara. Untuk panjangnya sekitar 82 kilometer,” terangnya.

Penanganan sementara itu dilakukan hingga beberapa hari kedepan. Pihaknya, menggunakan alat berat untuk memadatkan bahan yang digunakan untuk perataan. “Ini kami sampai sore melakukan pengerjaannya. Meskipun rintik akan terus dilakukan,” tandasnya.

Diketahui, jalan menuju wisata alam Banyubiru rusak parah. Kondisi itu, membuat pengendara harus berhati hati. Sebab, lubang jalan yang rusak dipenuhi air di musim penghujan ini. Jika tidak hati-hati, maka bisa bisa pengendara terperosok. (sid/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/