alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Rest Area di Pasrepan Jadi Pusat Informasi, Tak Ganggu Terminal Wisata

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan memastikan pembangunan rest area di Pohgading, Pasrepan, tidak berimbas buruk terhadap Terminal Wisata Pasrepan. Sebab, fungsi rest area dan terminal wisata dipastikan berbeda.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya menjelaskan, pembangunan rest area Pohgading, Kecamatan Pasrepan, sejauh ini masih tahap awal. Tempat tersebut bakal digunakan pula untuk pusat informasi wisata.

”Jadi, masyarakat yang hendak berwisata bisa menggali informasi di sana,” katanya.

Kawasan rest area itu akan meliputi destinasi wisata di sekitar Pasrepan, Puspo, dan Tosari. Terutama kawasan wisata Gunung Bromo. Lokasinya menggunakan lahan balai bibit pertanian yang semula belum difungsikan.

”Tadinya lokasi itu tidak bermanfaat. Karena itu, kami bangun rest area agar bisa bermanfaat,” jelasnya.

Di Pasrepan sebenarnya sudah ada terminal wisata yang juga dilengkapi dengan pusat informasi. Namun, menurut Anang, semakin banyak pusat informasi wisata akan semakin memudahkan wisatawan. Seperti halnya di Tutur, Pandaan, dan Tosari. ”Ya semakin banyak lebih baik. Kan memudahkan wisatawan,” tuturnya.

Anang menegaskan, fungsi rest area berbeda dengan terminal. Keberadaan terminal berkaitan dengan adanya trayek transportasi. Jalur-jalur wisata dan kendaraan penunjangnya. (sid/far)

PASURUAN, Radar Bromo – Pemkab Pasuruan memastikan pembangunan rest area di Pohgading, Pasrepan, tidak berimbas buruk terhadap Terminal Wisata Pasrepan. Sebab, fungsi rest area dan terminal wisata dipastikan berbeda.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya menjelaskan, pembangunan rest area Pohgading, Kecamatan Pasrepan, sejauh ini masih tahap awal. Tempat tersebut bakal digunakan pula untuk pusat informasi wisata.

”Jadi, masyarakat yang hendak berwisata bisa menggali informasi di sana,” katanya.

Kawasan rest area itu akan meliputi destinasi wisata di sekitar Pasrepan, Puspo, dan Tosari. Terutama kawasan wisata Gunung Bromo. Lokasinya menggunakan lahan balai bibit pertanian yang semula belum difungsikan.

”Tadinya lokasi itu tidak bermanfaat. Karena itu, kami bangun rest area agar bisa bermanfaat,” jelasnya.

Di Pasrepan sebenarnya sudah ada terminal wisata yang juga dilengkapi dengan pusat informasi. Namun, menurut Anang, semakin banyak pusat informasi wisata akan semakin memudahkan wisatawan. Seperti halnya di Tutur, Pandaan, dan Tosari. ”Ya semakin banyak lebih baik. Kan memudahkan wisatawan,” tuturnya.

Anang menegaskan, fungsi rest area berbeda dengan terminal. Keberadaan terminal berkaitan dengan adanya trayek transportasi. Jalur-jalur wisata dan kendaraan penunjangnya. (sid/far)

MOST READ

BERITA TERBARU

/