alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Tembus 2.020 Ton, Ikan Budi Daya Capai Target

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Budi daya ikan di Kota Pasuruan terbilang masih produktif. Buktinya, para pembudidaya mampu memenuhi target produksi yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.

Pemkot Pasuruan menargetkan produksi ikan budi daya pada 2020 mencapai 2.020,20 ton. Selama masa panen yang berlangsung setahun, hasil produksi dari enam tambak budi daya ikan melampaui target itu.

“Ada kenaikan realisasi produksi budi daya ikan dari target Pemkot,” beber Kabid Perikanan Budi Daya di Dinas Perikanan Kota Pasuruan, Imron Rosadi.

Dia menambahkan, produksi ikan budi daya yang terealisasi memang tak jauh di atas target. Yakni sekitar 107,70 persen. Sedangkan dari perhitungannya, ikan budi daya yang dipanen selama setahun jumlahnya 2.175,83 ton.

“Jadi, ada kenaikan sekitar 7 persen dari target. Ini sudah baik dari sisi produktivitas budi daya ikan,” tambahnya.

Imron mengatakan, pihaknya terus mendorong produksi ikan budi daya agar semakin baik. Di antaranya melalui pendampingan intensif kepada pembudidaya. Sekaligus juga ada program-program yang bertujuan meningkatkan hasil produksi.

“Selama ini pendampingan kami lakukan untuk mengoptimalkan teknik budi daya. Sehingga diharapkan capaian produksi semakin baik,” ujarnya.

Di Kota Pasuruan ada enam tambak budi daya ikan. Antara lain di Kelurahan Blandongan, Kepel, Tapaan, Mandaranrejo dan Gadingrejo yang membudidaya ikan payau seperti bandeng. Sedangkan satu tambak di Gadingrejo membudidaya ikan tawar yang meliputi lele dan nila. (tom/fun)

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Budi daya ikan di Kota Pasuruan terbilang masih produktif. Buktinya, para pembudidaya mampu memenuhi target produksi yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.

Pemkot Pasuruan menargetkan produksi ikan budi daya pada 2020 mencapai 2.020,20 ton. Selama masa panen yang berlangsung setahun, hasil produksi dari enam tambak budi daya ikan melampaui target itu.

“Ada kenaikan realisasi produksi budi daya ikan dari target Pemkot,” beber Kabid Perikanan Budi Daya di Dinas Perikanan Kota Pasuruan, Imron Rosadi.

Dia menambahkan, produksi ikan budi daya yang terealisasi memang tak jauh di atas target. Yakni sekitar 107,70 persen. Sedangkan dari perhitungannya, ikan budi daya yang dipanen selama setahun jumlahnya 2.175,83 ton.

“Jadi, ada kenaikan sekitar 7 persen dari target. Ini sudah baik dari sisi produktivitas budi daya ikan,” tambahnya.

Imron mengatakan, pihaknya terus mendorong produksi ikan budi daya agar semakin baik. Di antaranya melalui pendampingan intensif kepada pembudidaya. Sekaligus juga ada program-program yang bertujuan meningkatkan hasil produksi.

“Selama ini pendampingan kami lakukan untuk mengoptimalkan teknik budi daya. Sehingga diharapkan capaian produksi semakin baik,” ujarnya.

Di Kota Pasuruan ada enam tambak budi daya ikan. Antara lain di Kelurahan Blandongan, Kepel, Tapaan, Mandaranrejo dan Gadingrejo yang membudidaya ikan payau seperti bandeng. Sedangkan satu tambak di Gadingrejo membudidaya ikan tawar yang meliputi lele dan nila. (tom/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/