alexametrics
28.1 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

Pandemi, Partisipasi Pemilih Pilwali Pasuruan Tak Capai Target

PASURUAN, Radar Bromo – Masyarakat Kota Pasuruan telah menggunakan hak pilihnya pada Pilwali Pasuruan 2020. Namun, tak semua pemilih datang ke TPS untuk mencoblos.

Partisipasi pemilih kali ini tak mencapai target nasional yang ditetapkan KPU. Yakni 77,5 persen. “Pada Pilwali 2020, partisipasi pemilih sebanyak 76 persen,” kata Komisioner KPU Kota Pasuruan Divisi Sosdiklih dan Parmas, Nanang Abidin.

Angka itu terpaut 1,5 persen lebih rendah dari target nasional. Sedangkan dibandingkan partisipasi pemilih pada Pilwali 2015 juga menurun. Pada Pilwali 2015, partisipasi pemilih mencapai 79,61 persen. “Turun 3,6 persen dari Pilwali 2015,” tambah Nanang.

DIDATA: Rekapitulasi tingkat KPU Kota Pasuruan yang digelar Selasa (15/12) lalu. Dari hasil rekap, jumlah pemilih di Pilwali diketahui lebih rendah 3,6 persen dari pilwali 2015 silam. (M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Dia membeberkan, partisipasi pemilih itu diketahui berdasarkan jumlah pengguna hak pilih dibagi jumlah pemilih. Nah, jumlah pemilih itu didapatkan dari daftar pemilih tetap (DPT). Termasuk juga daftar pemilih pindahan (DPPh) dan daftar pemilih tambahan (DPTb).

Rinciannya, jumlah pemilih dalam DPT yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 111.104 pemilih. Kemudian pemilih dalam DPPh sebanyak 125 pemilih, lalu pemilih dalam DPTb sebanyak 648. “Jadi total pengguna hak pilih 111.877,” sebut Nanang.

Dia mengungkapkan beberapa faktor yang mempengaruhi tak tercapainya target partisipasi pemilih. Salah satunya karena faktor cuaca. Sebab saat hari pemungutan suara, hujan melanda Kota Pasuruan.

Di sisi lain, KPU sudah menjadwalkan pemilih yang datang ke TPS guna mengurai kerumunan yang mungkin terjadi. “Kemungkinan pada saat jadwalnya datang ke TPS, siang itu hujan. Sehingga masyarakat enggan mencoblos,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya memastikan proses pemungutan hingga penghitungan suara berlangsung tanpa kendala. Pihaknya juga berterima kasih kepada masyarakat yang sudah menggunakan hak pilihnya. (tom/hn/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Masyarakat Kota Pasuruan telah menggunakan hak pilihnya pada Pilwali Pasuruan 2020. Namun, tak semua pemilih datang ke TPS untuk mencoblos.

Partisipasi pemilih kali ini tak mencapai target nasional yang ditetapkan KPU. Yakni 77,5 persen. “Pada Pilwali 2020, partisipasi pemilih sebanyak 76 persen,” kata Komisioner KPU Kota Pasuruan Divisi Sosdiklih dan Parmas, Nanang Abidin.

Angka itu terpaut 1,5 persen lebih rendah dari target nasional. Sedangkan dibandingkan partisipasi pemilih pada Pilwali 2015 juga menurun. Pada Pilwali 2015, partisipasi pemilih mencapai 79,61 persen. “Turun 3,6 persen dari Pilwali 2015,” tambah Nanang.

DIDATA: Rekapitulasi tingkat KPU Kota Pasuruan yang digelar Selasa (15/12) lalu. Dari hasil rekap, jumlah pemilih di Pilwali diketahui lebih rendah 3,6 persen dari pilwali 2015 silam. (M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

Dia membeberkan, partisipasi pemilih itu diketahui berdasarkan jumlah pengguna hak pilih dibagi jumlah pemilih. Nah, jumlah pemilih itu didapatkan dari daftar pemilih tetap (DPT). Termasuk juga daftar pemilih pindahan (DPPh) dan daftar pemilih tambahan (DPTb).

Rinciannya, jumlah pemilih dalam DPT yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 111.104 pemilih. Kemudian pemilih dalam DPPh sebanyak 125 pemilih, lalu pemilih dalam DPTb sebanyak 648. “Jadi total pengguna hak pilih 111.877,” sebut Nanang.

Dia mengungkapkan beberapa faktor yang mempengaruhi tak tercapainya target partisipasi pemilih. Salah satunya karena faktor cuaca. Sebab saat hari pemungutan suara, hujan melanda Kota Pasuruan.

Di sisi lain, KPU sudah menjadwalkan pemilih yang datang ke TPS guna mengurai kerumunan yang mungkin terjadi. “Kemungkinan pada saat jadwalnya datang ke TPS, siang itu hujan. Sehingga masyarakat enggan mencoblos,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya memastikan proses pemungutan hingga penghitungan suara berlangsung tanpa kendala. Pihaknya juga berterima kasih kepada masyarakat yang sudah menggunakan hak pilihnya. (tom/hn/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/