alexametrics
25.7 C
Probolinggo
Sunday, 29 November 2020

Penumpang-Bus di Terminal Untung Suropati Masih Landai

BUGUL KIDUL, Radar Bromo – Usai sepekan berakhirnya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Surabaya berakhir, jumlah penumpang bus di Terminal Untung Suropati (Unsur) Kota Pasuruan masih belum normal. Bahkan, terbilang landai.

Ini sesuai pantauan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim. Kondisi terminal tipe B ini masih relatif lengang karena diperkirakan banyaknya masyarakat yang memilih untuk tidak bepergian ke luar kota.

Pengawas Angkutan Jalan dan Terminal pada UPT LLAJ Probolinggo Dishub Jatim Yulianto mengungkapkan, bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) jurusan Malang dan Surabaya yang masuk Terminal Unsur semakin meningkat. Pihaknya mencatat rata-rata ada lebih dari 90 armada AKDP yang datang untuk menurunkan dan menaikkan penumpang di terminal setempat.

Kendati demkian, hal ini tidak berbanding lurus dengan jumlah penumpang. Dari pengamatan Dishub Jatim, hanya separo dari bangku penumpang bus yang terisi. Kondisi ini juga terjadi saat akhir pekan lalu pada Sabtu (13/6) dan Minggu (14/6). Padahal saat normal, bangku penumpang selalu terisi penuh. Tak ayal hal ini membuat bus AKDP lebih lama ngetem di Terminal Unsur.

“Jumlah penumpang bus masih landai. Tetap tidak ada perubahan meski PSBB di Surabaya sudah berakhir sepekan yang lalu. Jadinya, banyak pengemudi bus yang memilih lebih lama ngetem untuk mencari penumpang,” ungkapnya.

Yulianto menjelaskan, kondisi ini dimungkinkan terjadi karena banyak masyarakat yang memilih untuk tetap di rumah dan tidak bepergian ke luar kota. Adanya pandemi Covid-19 di sejumlah daerah termasuk Kota Surabaya yang kasusnya terus meningkat setiap pekannya, membuat masyarakat memilih patuh pada anjuran pemerintah. Sehingga, jumlah penumpang bus masih belum berangsur normal.

Namun, pihaknya memastikan Dishub Jatim tidak akan melenturkan operasional pengamanan pada aset pemprov ini. “Kami tetap melakukan pengamanan seperti biasa. Setiap kali ada bus AKDP yang masuk terminal langsung disemprot. Untuk calon penumpang juga kami lakukan pemeriksaan suhu tubuh,” sebut Yulianto. (riz/fun)

- Advertisement -
- Advertisement -

MOST READ

Siswi SDN di Kraksaan Lolos dari Penculikan, Ini Ciri-Ciri Pelaku

KRAKSAAN, Radar Bromo - Niat Cld, 13, berangkat sekolah, Rabu (12/2) pagi berubah menjadi kisah menegangkan. Siswi SDN Kandangjati Kulon 1, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,...

Mau Ke Tretes, Muda-mudi Asal Gempol Tertabrak Truk Tangki di Candiwates, Penumpangnya Tewas

PRIGEN – Nasib sial dialami pasangan muda-mudi ini. Minggu siang (20/1) keduanya terlibat kecelakaan saat hendak menuju Tretes, Akibatnya, satu orang tewas dan satu...

Siswa MI di Pandaan Tewas Gantung Diri, Diduga usai Smartphonenya Disembunyikan Orang Tua

PANDAAN, Radar Bromo – Tragis nian cara AA, 11, mengakhiri hidupnya. Pelajar di Desa Banjarkejen, Kecamatan Pandaan ini, ditemukan tewas, Minggu (17/11) pagi. Dia...

Geger Mayat Wanita di Pantai Pasir Panjang-Lekok, Kondisinya Terikat Tali dan Dikaitkan Batu

LEKOK, Radar Bromo - Temuan mayat dengan kondisi terikat, kembali menggegerkan warga. Rabu (18/9) pagi, mayat perempuan tanpa identitas ditemukan mengapung di Pantai Pasir...

BERITA TERBARU

Pencarian Hari Ketiga, Temukan Mayat di Perairan Gili, Diduga Wahyu

Pihak keluarga masih ragu itu jasad dari Wahyu Ibrahim, sebab kondisinya sudah agak susah dikenali. Tetapi, ada satu ciri fisik yang sama. Yakni, ada bekas jahitan di paha sebelah kanan.

Hujan Deras, Dua Dapur Warga Pakuniran Tergerus Longsor

Hujan deras disertai angin kencang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya mengakibatkan longsor di Kecamatan Pakuniran dan Kecamatan Lumbang.

Hindari Sepeda, Bus Masuk Sungai, Pesepeda Asal Wonorejo Meninggal

Malang nasib Sujono. Kakek berusia 65 tahun itu meninggal setelah tertabrak bus saat hendak menyeberang jalan, Sabtu (28/11).

Semalam, Dua Motor Warga Kerpangan Dimaling

Sabtu (28/11) dini hari, kawanan maling menggondol dua motor milik Adi Cahyono, warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Pembangunan Gedung PSC Diburu Waktu, Tapi Optimistis Selesai

Hingga mendekati batas waktu penyelesaian, belum sepenuhnya gedung berlantai dua itu, rampung dikerjakan. Hingga saat ini, baru sekitar 90 persen direalisasikan.