alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Wednesday, 6 July 2022

Trotoar Alun-alun Pasuruan Bakal Diubah, Lebih Lebar dengan Batu Andesit

PASURUAN, Radar Bromo – Alun-alun Kota Pasuruan, terus dibenahi. Kali ini, trotoar di kawasan alun-alun akan dibongkar. Akan dibuat lebih ramah dan nyaman bagi pengunjung. Khususnya pejalan kaki. Karena itu, trotoarnya akan dilebarkan dan dibuat lebih menarik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pasuruan Gustap Purwoko mengatakan, proyek senilai Rp 8,5 miliar itu bisa berjalan tidak lama lagi. Paling tidak satu atau dua bulan ke depan. Saat ini sudah memasuki proses lelang. “Jika tidak ada sanggah atau gagal lelang, Juni sudah mulai penandatanganan kontrak pekerjaan,” ujarnya.

Menurutnya, semua lantai di kawasan alun-alun akan dibongkar. Sistem drainasenya juga akan diperbaiki, karena sempit. Selama ini tidak mampu menampung air dengan kapasitas besar, sehingga kerap mengakibatkan banjir. “Drainasenya diperlebar. Termasuk area trotoarnya juga mengikuti,” katanya.

Seperti trotoar di area luar alun-alun. Sekarang lebarnya hanya sekitar tiga meter. Paling tidak bisa dilebarkan hingga empat meter, sehingga ada ruang yang lebih lega bagi pejalan kaki. “Karena memang jalurnya pejalan kaki, maka perlu dibuat lebih lebar,” katanya.

Lantainya juga akan diganti. Gustap mengatakan, lantai trotoar dibuat untuk menunjang kawasan wisata religi terintegrasi. Karena itu, lantai trotoar alun-alun akan dibuat lebih nyaman dan estetik. Pembangunannya akan menggunakan batu andesit dan coral tex.

Gustap mengatakan, perpaduan material ini memang sudah banyak digunakan dalam menunjang estetika perkotaan. “Motifnya lebih terlihat menarik dengan perpaduan dua material itu,” ujarnya. (tom/rud)

PASURUAN, Radar Bromo – Alun-alun Kota Pasuruan, terus dibenahi. Kali ini, trotoar di kawasan alun-alun akan dibongkar. Akan dibuat lebih ramah dan nyaman bagi pengunjung. Khususnya pejalan kaki. Karena itu, trotoarnya akan dilebarkan dan dibuat lebih menarik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pasuruan Gustap Purwoko mengatakan, proyek senilai Rp 8,5 miliar itu bisa berjalan tidak lama lagi. Paling tidak satu atau dua bulan ke depan. Saat ini sudah memasuki proses lelang. “Jika tidak ada sanggah atau gagal lelang, Juni sudah mulai penandatanganan kontrak pekerjaan,” ujarnya.

Menurutnya, semua lantai di kawasan alun-alun akan dibongkar. Sistem drainasenya juga akan diperbaiki, karena sempit. Selama ini tidak mampu menampung air dengan kapasitas besar, sehingga kerap mengakibatkan banjir. “Drainasenya diperlebar. Termasuk area trotoarnya juga mengikuti,” katanya.

Seperti trotoar di area luar alun-alun. Sekarang lebarnya hanya sekitar tiga meter. Paling tidak bisa dilebarkan hingga empat meter, sehingga ada ruang yang lebih lega bagi pejalan kaki. “Karena memang jalurnya pejalan kaki, maka perlu dibuat lebih lebar,” katanya.

Lantainya juga akan diganti. Gustap mengatakan, lantai trotoar dibuat untuk menunjang kawasan wisata religi terintegrasi. Karena itu, lantai trotoar alun-alun akan dibuat lebih nyaman dan estetik. Pembangunannya akan menggunakan batu andesit dan coral tex.

Gustap mengatakan, perpaduan material ini memang sudah banyak digunakan dalam menunjang estetika perkotaan. “Motifnya lebih terlihat menarik dengan perpaduan dua material itu,” ujarnya. (tom/rud)

MOST READ

BERITA TERBARU

/