alexametrics
26.3 C
Probolinggo
Wednesday, 25 May 2022

Gedung Baru Kelurahan Karangketug Belum Ditempati, Kenapa Ya?

PASURUAN, Radar Bromo – Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo sudah punya kantor baru. Nantinya, pelayanan terhadap warga di kelurahan tersebut tidak lagi dipusatkan di kantor yang lama. Sebab berada di atas lahan sengketa. Pemkot Pasuruan membangun gedung baru di sisi selatan Pasar Karangketug.

Gedung yang baru dibangun lebih besar. Dibangun di atas lahan sekitar 1.500 meter persegi. Pemkot Pasuruan mengucurkan sedikitnya Rp 1,5 miliar untuk memiliki gedung tersebut. Proyek pembangunannya dilakukan menggunakan dana APBD 2021.

Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan Gustap Purwoko menerangkan, gedung kantor yang baru sudah rampung akhir tahun lalu. Selama enam bulan setelah pembangunannya selesai, memang masih ada garansi pemeliharaan. Pelaksana proyek tetap bertanggungjawab apabila ada kerusakan gedung akibat kesalahan konstruksi.

“Tetapi meski masih dalam pemeliharaan sebenarnya sudah bisa ditempati,” katanya.

Pihak kelurahan bisa saja mulai menempati gedung baru itu meskipun masih dalam masa pemeliharaan. Tetapi dengan sistem pinjam pakai. Baru setelah melewati enam bulan, sistem pinjam pakai tidak berlaku lagi. Kendati demikian, gedung tersebut tampaknya bakal dibiarkan tak berpenghuni. Pihak kelurahan belum berencana menempatinya selama masa pemeliharaan.

“Rencananya memang baru ditempati setelah masa pemeliharaan. Jadi, sementara pelayanan masih dilakukan di kantor lama,” kata Lurah Karangketug, Ali Santoso.

Pembangunan gedung baru itu sendiri dilakukan setelah lahan kantor kelurahan yang lama disengketakan. Warga bernama Sri Mangastuti mengajukan gugatannya pada 2019 lalu. Upaya mediasi yang sempat dilakukan di PN Pasuruan pada Januari 2020, tak membuahkan hasil. Gugatan itu kemudian dimenangkan Sri Mangastuti.

PASURUAN, Radar Bromo – Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo sudah punya kantor baru. Nantinya, pelayanan terhadap warga di kelurahan tersebut tidak lagi dipusatkan di kantor yang lama. Sebab berada di atas lahan sengketa. Pemkot Pasuruan membangun gedung baru di sisi selatan Pasar Karangketug.

Gedung yang baru dibangun lebih besar. Dibangun di atas lahan sekitar 1.500 meter persegi. Pemkot Pasuruan mengucurkan sedikitnya Rp 1,5 miliar untuk memiliki gedung tersebut. Proyek pembangunannya dilakukan menggunakan dana APBD 2021.

Kepala Dinas PUPR Kota Pasuruan Gustap Purwoko menerangkan, gedung kantor yang baru sudah rampung akhir tahun lalu. Selama enam bulan setelah pembangunannya selesai, memang masih ada garansi pemeliharaan. Pelaksana proyek tetap bertanggungjawab apabila ada kerusakan gedung akibat kesalahan konstruksi.

“Tetapi meski masih dalam pemeliharaan sebenarnya sudah bisa ditempati,” katanya.

Pihak kelurahan bisa saja mulai menempati gedung baru itu meskipun masih dalam masa pemeliharaan. Tetapi dengan sistem pinjam pakai. Baru setelah melewati enam bulan, sistem pinjam pakai tidak berlaku lagi. Kendati demikian, gedung tersebut tampaknya bakal dibiarkan tak berpenghuni. Pihak kelurahan belum berencana menempatinya selama masa pemeliharaan.

“Rencananya memang baru ditempati setelah masa pemeliharaan. Jadi, sementara pelayanan masih dilakukan di kantor lama,” kata Lurah Karangketug, Ali Santoso.

Pembangunan gedung baru itu sendiri dilakukan setelah lahan kantor kelurahan yang lama disengketakan. Warga bernama Sri Mangastuti mengajukan gugatannya pada 2019 lalu. Upaya mediasi yang sempat dilakukan di PN Pasuruan pada Januari 2020, tak membuahkan hasil. Gugatan itu kemudian dimenangkan Sri Mangastuti.

MOST READ

BERITA TERBARU

/