alexametrics
29C
Probolinggo
Thursday, 22 April 2021
Desktop_AP_Top Banner

Menepi di Tepi Jalan Raya Nguling, Pensiunan Guru Meninggal di Mobil

Mobile_AP_Top Banner
Desktop_AP_Leaderboard 1

NGULING, Radar Bromo-Rencana Gunawan, 74 bersilaturahmi ke rumah temannya di Jember berujung tragedi. Pensiunan guru asal Trenggalek itu mengembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan.

Ia meninggal di tengah perjalanan di dalam mobil Suzuki Carry. Tragedi itu terjadi di jalur pantura masuk Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Insiden itu terjadi Selasa (15/12) petang sekitar pukul 18.00.

Kapolsek Nguling Iptu Zudianto mengatakan, korban memang sering main ke rumah temannya Ahmad Anis di Bangil, Kabupaten Pasuruan. Saat itu, Gunawan bersama temannya yaitu Qomarudin.

Saat di rumah Anis, Qomarudin Awalnya Qomar hendak pulang ke Jember, naik bus. Namun Gunawan menawarinya untuk mengantarnya. Syaratnya, Qomar menyumbang untuk mengisi BBM mobilnya.

Jadilah, Gunawan, Anis dan Qomar berangkat ke Jember. “Permintaan itu (mengisi BBM) disetujui. Kemudian, mereka bertiga berangkat dari Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, ” kata Zudianto.

Ketiganya berangkat sekitar pukul 16.30. Mereka melintasi jalur pantura. Sepanjang perjalanan, Gunawan tak mengeluh apa-apa. Bahkan, korban dalam mobil sering guyonan.

“Namun setelah nyampe depan SMAN 1 Grati, korban mengeluh penglihatannya tiba tiba gelap. Dan dua temanya bilang agar kendaraannya dihentikan dulu ke tepi jalan,” jelas perwira polisi dengan dua setrip di pundaknya itu.

Setelah kendaraan menepi itu, korban Gunawan langsung kejang. Tidak lama kemudian, ia meregang nyawa. Setelah itu, Gunawan langsung dibawa ke RSUD Grati untuk dilakukan visum.

“Dari keterangan keluarga Korban, sebelumnya hanya sakit biasa seperti sakit demam dan sakit perut. Kelurga korban sudah menerima dengan kematian korban dan dianggap sebagai musibah. Mereka menolak untuk dilakukan visum dalam atau Otopsi karena tdk ada tanda2 kekerasan,” terangnya. (sid/mie)

 

Mobile_AP_Rectangle 1

NGULING, Radar Bromo-Rencana Gunawan, 74 bersilaturahmi ke rumah temannya di Jember berujung tragedi. Pensiunan guru asal Trenggalek itu mengembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan.

Ia meninggal di tengah perjalanan di dalam mobil Suzuki Carry. Tragedi itu terjadi di jalur pantura masuk Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Insiden itu terjadi Selasa (15/12) petang sekitar pukul 18.00.

Kapolsek Nguling Iptu Zudianto mengatakan, korban memang sering main ke rumah temannya Ahmad Anis di Bangil, Kabupaten Pasuruan. Saat itu, Gunawan bersama temannya yaitu Qomarudin.

Mobile_AP_Half Page

Saat di rumah Anis, Qomarudin Awalnya Qomar hendak pulang ke Jember, naik bus. Namun Gunawan menawarinya untuk mengantarnya. Syaratnya, Qomar menyumbang untuk mengisi BBM mobilnya.

Jadilah, Gunawan, Anis dan Qomar berangkat ke Jember. “Permintaan itu (mengisi BBM) disetujui. Kemudian, mereka bertiga berangkat dari Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, ” kata Zudianto.

Ketiganya berangkat sekitar pukul 16.30. Mereka melintasi jalur pantura. Sepanjang perjalanan, Gunawan tak mengeluh apa-apa. Bahkan, korban dalam mobil sering guyonan.

“Namun setelah nyampe depan SMAN 1 Grati, korban mengeluh penglihatannya tiba tiba gelap. Dan dua temanya bilang agar kendaraannya dihentikan dulu ke tepi jalan,” jelas perwira polisi dengan dua setrip di pundaknya itu.

Setelah kendaraan menepi itu, korban Gunawan langsung kejang. Tidak lama kemudian, ia meregang nyawa. Setelah itu, Gunawan langsung dibawa ke RSUD Grati untuk dilakukan visum.

“Dari keterangan keluarga Korban, sebelumnya hanya sakit biasa seperti sakit demam dan sakit perut. Kelurga korban sudah menerima dengan kematian korban dan dianggap sebagai musibah. Mereka menolak untuk dilakukan visum dalam atau Otopsi karena tdk ada tanda2 kekerasan,” terangnya. (sid/mie)

 

Mobile_AP_Rectangle 2
Desktop_AP_Skyscraper
Desktop_AP_Leaderboard 2
Desktop_AP_Half Page

MOST READ

Desktop_AP_Rectangle 1

BERITA TERBARU

Desktop_AP_Rectangle 2