alexametrics
24.7 C
Probolinggo
Thursday, 11 August 2022

Konsep Pasar di Wilayah Timur Harus Berbeda dari Pasar Lainnya

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Dewan berharap agar rencana pembangunan pasar di wilayah timur Kota Pasuruan bisa terlaksana. Pasar yang terbangun nantinya harus berbeda dengan pasar yang sudah ada. Sehingga masyarakat memiliki alternatif dalam berbelanja.

Anggota Komisi II DPRD Kota Pasuruan, Abdullah Junaedi mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung pembangunan pasar di wilayah timur. Sebab saat ini di wilayah timur belum memiliki pasar daerah. Diharapkan adanya pasar ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Namun, jika memamg terlaksana, pihaknya berharap agar pasar ini berbeda dengan pasar yang sudah ada. Misalnya sayur mayur yang dijual sudah bersih dan siap untuk dimasak. Los juga dibuat lebih tertata sesuai peruntukan. Dimana ada los untuk sembako, los untuk peralatan rumah tangga dan los lainnya. Sehingga memudahkan masyarakat saat berbelanja.

“Pembangunan pasar di wilayah timur merupakan usulan dari kami. Namun pasar ini nantinya dibuat dengan konsep semi modern sehingga berbeda dengan pasar yang sudah ada. Jika tidak berbeda, maka apa bedanya dengan pasar Kebonagung atau Pasar Besar. Sehingga ada pelanggan tersendiri,” sebut Junaedi.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan, Lucky Danardono menjelaskan, saat ini rencana pembangunan pasar di wilayah timur baru dalam tahap kajian. Jika memang dinilai perlu, maka pihaknya akan membahas terkait konsepnya bersama tim aset Pemkot. Namun ia memastikan jika lahan untuk pembangunannya sudah siap.

“Yang jelas akan dilaksanakan multi years. Saat ini masih dikaji oleh Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang). Jika memang disetujui, baru dibahas konsepnya,” sebut Lucky. (riz/fun)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Dewan berharap agar rencana pembangunan pasar di wilayah timur Kota Pasuruan bisa terlaksana. Pasar yang terbangun nantinya harus berbeda dengan pasar yang sudah ada. Sehingga masyarakat memiliki alternatif dalam berbelanja.

Anggota Komisi II DPRD Kota Pasuruan, Abdullah Junaedi mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung pembangunan pasar di wilayah timur. Sebab saat ini di wilayah timur belum memiliki pasar daerah. Diharapkan adanya pasar ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Namun, jika memamg terlaksana, pihaknya berharap agar pasar ini berbeda dengan pasar yang sudah ada. Misalnya sayur mayur yang dijual sudah bersih dan siap untuk dimasak. Los juga dibuat lebih tertata sesuai peruntukan. Dimana ada los untuk sembako, los untuk peralatan rumah tangga dan los lainnya. Sehingga memudahkan masyarakat saat berbelanja.

“Pembangunan pasar di wilayah timur merupakan usulan dari kami. Namun pasar ini nantinya dibuat dengan konsep semi modern sehingga berbeda dengan pasar yang sudah ada. Jika tidak berbeda, maka apa bedanya dengan pasar Kebonagung atau Pasar Besar. Sehingga ada pelanggan tersendiri,” sebut Junaedi.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Pasuruan, Lucky Danardono menjelaskan, saat ini rencana pembangunan pasar di wilayah timur baru dalam tahap kajian. Jika memang dinilai perlu, maka pihaknya akan membahas terkait konsepnya bersama tim aset Pemkot. Namun ia memastikan jika lahan untuk pembangunannya sudah siap.

“Yang jelas akan dilaksanakan multi years. Saat ini masih dikaji oleh Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang). Jika memang disetujui, baru dibahas konsepnya,” sebut Lucky. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/