alexametrics
28.9 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Lelang Tak Laku, Ratusan Motor Barang Bukti Disimpan di Rupbasan

BUGUL KIDUL, Radar Bromo-Ratusan barang bukti (BB) kendaraan roda dua yang tersimpan di rupbasan kelas II Pasuruan terancam mangkrak. Hingga saat ini, belum ada masyarakat yang berminat untuk mengambil BB tersebut.

Karupbasan kelas II Pasuruan, Sugeng Bahrul Hairudin mengungkapkan ada 101 BB roda dua yang tersimpan di gudang Rupbasan. BB ini merupakan sitaan dari kejaksaan dalam giat beberapa waktu lalu. Saat ini kondisi BB masih terawat baik dan disimpan di ruangan khusus penyimpanan roda dua.

Ia menjelaskan beberapa waktu lalu, ada kejaksaan negeri yang melakukan proses lelang untuk BB sitaan ini. Rencananya BB ini akan diberikan pada mereka yang mengikuti lelang. Namun belum ada yang berminat mengikuti tahap lelang. Padahal sudah dilakukan tiga kali.

“Dilelang oleh pihak Kejari. Soalnya ini hasil rampasan. Cuma sudah tiga kali dilakukakan proses lelang, masih belum ada yang minat. Alhasil ya masih mangkrak di sini,” ungkapnya.

Sugeng menjelasksn pihak Rupbasan sendiri tetap berkomunikasi dengan Kejari terkait keberadaan ratusan BB itu. Tujuannya agar BB tersebut bisa segera diambil dari gudang penyimpanan. Pihaknya sendiri tetap rutin menjaga keamanan dam kondisinya agar tetap terawat.

“Kami berupaya menjalin komunikasi terus dengan aparat penegak hukum (APH) terkait. Jadi tidak sampai mangkrak dan tidak terurus keberadaaannya,”pungkas Sugeng. (riz/fun)

BUGUL KIDUL, Radar Bromo-Ratusan barang bukti (BB) kendaraan roda dua yang tersimpan di rupbasan kelas II Pasuruan terancam mangkrak. Hingga saat ini, belum ada masyarakat yang berminat untuk mengambil BB tersebut.

Karupbasan kelas II Pasuruan, Sugeng Bahrul Hairudin mengungkapkan ada 101 BB roda dua yang tersimpan di gudang Rupbasan. BB ini merupakan sitaan dari kejaksaan dalam giat beberapa waktu lalu. Saat ini kondisi BB masih terawat baik dan disimpan di ruangan khusus penyimpanan roda dua.

Ia menjelaskan beberapa waktu lalu, ada kejaksaan negeri yang melakukan proses lelang untuk BB sitaan ini. Rencananya BB ini akan diberikan pada mereka yang mengikuti lelang. Namun belum ada yang berminat mengikuti tahap lelang. Padahal sudah dilakukan tiga kali.

“Dilelang oleh pihak Kejari. Soalnya ini hasil rampasan. Cuma sudah tiga kali dilakukakan proses lelang, masih belum ada yang minat. Alhasil ya masih mangkrak di sini,” ungkapnya.

Sugeng menjelasksn pihak Rupbasan sendiri tetap berkomunikasi dengan Kejari terkait keberadaan ratusan BB itu. Tujuannya agar BB tersebut bisa segera diambil dari gudang penyimpanan. Pihaknya sendiri tetap rutin menjaga keamanan dam kondisinya agar tetap terawat.

“Kami berupaya menjalin komunikasi terus dengan aparat penegak hukum (APH) terkait. Jadi tidak sampai mangkrak dan tidak terurus keberadaaannya,”pungkas Sugeng. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/