alexametrics
28.5 C
Probolinggo
Monday, 4 July 2022

Dibalik Viral Video Relawan Joget di Makam Gondangwetan Pasuruan  

GONDANGWETAN, Radar Bromo-Jagat dunia maya dihebohkan video petugas pemakaman Covid asyik berjoget di area pemakaman. Mereka berjoget saat masih di makam, dengan mengenakan pakaian alat pelindung diri (APD) lengkap. Di video tertulis, video itu diambil 14 Juli pukul 22.00 di Desa Bayeman, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

Video berdurasi 21 detik itu beredar luas di facebook. Dalam rekaman video itu, memperlihatkan belasan orang berkumpul di sekitar lahan tempat pemakaman umum.

Mereka seperti sedang menunggu kedatangan jenazah Covid-19. Tiba-tiba beberapa orang yang mengenakan APD, menari sambil mengangkat kedua tangan. Menggerakkannya ke kiri-kanan. Salah seorang di antaranya kemudian melompat-lompat mengitari liang lahat.

Aksi itu, memicu gelak tawa semua yang hadir. Ada warga, petugas TNI, Polri, dan petugas melihat aksi itu.

Camat Gondangwetan Hari Hijroh Saputro membenarkan kejadian dalam video itu memang di Desa Bayeman. Menurut Hari, petugas yang bercanda tersebut merupakan relawan penggali kubur desa. Bukan tim kesehatan kecamatan.

“Itu tim relawan desa. Kasihan, mereka itu nggak ada bayaran. Mereka ikhlas membantu. Tanpa mereka kami dan nakes (tenaga kesehatan) kewalahan dengan kasus seperti sekarang ini,” kata Hari.

Hari menjelaskan, para relawan itu iseng. Mereka berusaha menghilangkan stres karena banyak memakamkan jenazah Covid. “Mereka senang bisa membantu nakes di masa sekarang ini,” tuturnya.

Usai video itu viral, apa para relawan diberi sanksi? Menurut Hari, para relawan itu sudah diberi teguran. Namun, para relawan itu bakal tetap dilibatkan dalam pemakaman Covid. “Sebab, saat ini petugasnya terbatas. Sementara kasus pemakaman Covid masih tinggi,” terang Hari.

Video itu sendiri dijelaskan tanpa niatan melecehkan siapapun. Hanya berawal dari keisengan untuk menghibur diri saat menunggu kedatangan jenazah yang mau dimakamkan. (sid/mie)

GONDANGWETAN, Radar Bromo-Jagat dunia maya dihebohkan video petugas pemakaman Covid asyik berjoget di area pemakaman. Mereka berjoget saat masih di makam, dengan mengenakan pakaian alat pelindung diri (APD) lengkap. Di video tertulis, video itu diambil 14 Juli pukul 22.00 di Desa Bayeman, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

Video berdurasi 21 detik itu beredar luas di facebook. Dalam rekaman video itu, memperlihatkan belasan orang berkumpul di sekitar lahan tempat pemakaman umum.

Mereka seperti sedang menunggu kedatangan jenazah Covid-19. Tiba-tiba beberapa orang yang mengenakan APD, menari sambil mengangkat kedua tangan. Menggerakkannya ke kiri-kanan. Salah seorang di antaranya kemudian melompat-lompat mengitari liang lahat.

Aksi itu, memicu gelak tawa semua yang hadir. Ada warga, petugas TNI, Polri, dan petugas melihat aksi itu.

Camat Gondangwetan Hari Hijroh Saputro membenarkan kejadian dalam video itu memang di Desa Bayeman. Menurut Hari, petugas yang bercanda tersebut merupakan relawan penggali kubur desa. Bukan tim kesehatan kecamatan.

“Itu tim relawan desa. Kasihan, mereka itu nggak ada bayaran. Mereka ikhlas membantu. Tanpa mereka kami dan nakes (tenaga kesehatan) kewalahan dengan kasus seperti sekarang ini,” kata Hari.

Hari menjelaskan, para relawan itu iseng. Mereka berusaha menghilangkan stres karena banyak memakamkan jenazah Covid. “Mereka senang bisa membantu nakes di masa sekarang ini,” tuturnya.

Usai video itu viral, apa para relawan diberi sanksi? Menurut Hari, para relawan itu sudah diberi teguran. Namun, para relawan itu bakal tetap dilibatkan dalam pemakaman Covid. “Sebab, saat ini petugasnya terbatas. Sementara kasus pemakaman Covid masih tinggi,” terang Hari.

Video itu sendiri dijelaskan tanpa niatan melecehkan siapapun. Hanya berawal dari keisengan untuk menghibur diri saat menunggu kedatangan jenazah yang mau dimakamkan. (sid/mie)

MOST READ

BERITA TERBARU

/