alexametrics
31.9 C
Probolinggo
Thursday, 29 July 2021

Puskesmas Grati Tingkatkan Imun melalui Desa Paman Sam

GRATI, Radar Bromo – Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) mengharuskan kita beradaptasi dengan perilaku, gaya hidup dan kebiasaan baru dengan menerapkan gerakan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, meningkatkan daya imun dan memperbanyak doa.

Untuk mendukung penerapan 5M utamanya meningkatkan imunitas, UPT Kesehatan Puskesmas Grati mempunyai inovasi Desa Paman Sam (Pangan Aman Strata Mandiri). Salah satu program kesehatan lingkungan khususnya kesehatan pangan. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat desa dapat secara mandiri mengerti bagaimana mencegah penyalahgunaan bahan kimia berbahaya pada pangan, penyedian pangan yang aman dan bermutu, serta menjaga kondisi pangan tetap higines dan sanitasi lingkungan yang baik.

Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam Desa Paman Sam yaitu pembentukan dan pelatihan kader keamanan pangan desa (KKPD). Adapun kegiatan yang dilakukan mulai pembekalan pengetahuan dan ketrampilan tentang keamanan pangan, pelatihan cara pengujian kualitas pangan dengan uji cepat kimia meliputi uji boraks, uji rhodamine B, uji methanil yellow dan uji formalin.

Selain itu kader keamanan pangan desa (KKPD) menginventarisir komunitas sasaran meliputi IRT/Ibu hamil/ibu balita, PKL, IRTP, toko, swalayan, data kantin di desa, melakukan kunjungan fasilitasi keamanan pangan dikomunitas sasaran binaan secara berkala hingga mempromosikan pangan yang aman, sehat, untuk dikonsumsi masyarakat.

Selama pandemi, Desa Paman Sam sangat bermanfaat untuk mendukung peningkatan kesehatan dan perekonomian masyarakat Grati. Olahan pangan yang aman akan bermanfaat dalam pemenuhan gizi seimbang di dalam keluarga serta mendukung peningkatan produktifitas hasil olahan pangan unggulan desa.

“Salah bentuk olahan yang dapat dimanfaatkan masyarakat adalah ikan lempuk. Ikan khas Danau Ranu ini mempunyai kandungan gizi yang banyak cocok untuk perkembangan otak anak kecil, ikan ini cocok juga dikonsumsi ibu hamil untuk mencegah stunting” kata dr. Mardina Fajarningsih, Kepala UPT Kesehatan Puskesmas Grati. (riz/fun)

GRATI, Radar Bromo – Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) mengharuskan kita beradaptasi dengan perilaku, gaya hidup dan kebiasaan baru dengan menerapkan gerakan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, meningkatkan daya imun dan memperbanyak doa.

Untuk mendukung penerapan 5M utamanya meningkatkan imunitas, UPT Kesehatan Puskesmas Grati mempunyai inovasi Desa Paman Sam (Pangan Aman Strata Mandiri). Salah satu program kesehatan lingkungan khususnya kesehatan pangan. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat desa dapat secara mandiri mengerti bagaimana mencegah penyalahgunaan bahan kimia berbahaya pada pangan, penyedian pangan yang aman dan bermutu, serta menjaga kondisi pangan tetap higines dan sanitasi lingkungan yang baik.

Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam Desa Paman Sam yaitu pembentukan dan pelatihan kader keamanan pangan desa (KKPD). Adapun kegiatan yang dilakukan mulai pembekalan pengetahuan dan ketrampilan tentang keamanan pangan, pelatihan cara pengujian kualitas pangan dengan uji cepat kimia meliputi uji boraks, uji rhodamine B, uji methanil yellow dan uji formalin.

Selain itu kader keamanan pangan desa (KKPD) menginventarisir komunitas sasaran meliputi IRT/Ibu hamil/ibu balita, PKL, IRTP, toko, swalayan, data kantin di desa, melakukan kunjungan fasilitasi keamanan pangan dikomunitas sasaran binaan secara berkala hingga mempromosikan pangan yang aman, sehat, untuk dikonsumsi masyarakat.

Selama pandemi, Desa Paman Sam sangat bermanfaat untuk mendukung peningkatan kesehatan dan perekonomian masyarakat Grati. Olahan pangan yang aman akan bermanfaat dalam pemenuhan gizi seimbang di dalam keluarga serta mendukung peningkatan produktifitas hasil olahan pangan unggulan desa.

“Salah bentuk olahan yang dapat dimanfaatkan masyarakat adalah ikan lempuk. Ikan khas Danau Ranu ini mempunyai kandungan gizi yang banyak cocok untuk perkembangan otak anak kecil, ikan ini cocok juga dikonsumsi ibu hamil untuk mencegah stunting” kata dr. Mardina Fajarningsih, Kepala UPT Kesehatan Puskesmas Grati. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU