alexametrics
30.9 C
Probolinggo
Thursday, 29 July 2021

183 Truk Nekat Masuk Kota, Kena Tilang

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Berkali-kali polisi memperingatkan sopir truk agar tidak masuk perkotaan. Namun, ratusan truk tetap nekat melanggar dengan alasan ingin cepat. Mereka ditilang.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo menyebutkan, Januari hingga Mei, total ada 183 truk yang ditilang karena masuk kota. Misalnya, lewat perempatan Gentong dan persimpangan Kumala. Alasannya ada saja.

”Biasanya pura-pura tidak tahu. Atau supaya lebih cepat meneruskan perjalanan,” katanya.

Rata-rata sopir yang melanggar itu tidak sedang mengangkut muatan. Namun, truk yang nekat masuk kota bisa berakibat dua hal. Jalan cepat rusak dan rawan memicu kecelakaan lalu lintas.

Kabid Lalin Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan Andriyanto menambahkan, Dishub hanya sebatas sosialisasi ke masyarakat. Penindakan terhadap truk yang melanggar sepenuhnya kewenangan kepolisian. Sebab, rambu-rambu larangan sudah sangat jelas.

”Tentu harus ada kesadaran dari pengemudi truk,” terang Andriyanto. (riz/far)

PANGGUNGREJO, Radar Bromo – Berkali-kali polisi memperingatkan sopir truk agar tidak masuk perkotaan. Namun, ratusan truk tetap nekat melanggar dengan alasan ingin cepat. Mereka ditilang.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Pasuruan Kota Aipda Breni Raharjo menyebutkan, Januari hingga Mei, total ada 183 truk yang ditilang karena masuk kota. Misalnya, lewat perempatan Gentong dan persimpangan Kumala. Alasannya ada saja.

”Biasanya pura-pura tidak tahu. Atau supaya lebih cepat meneruskan perjalanan,” katanya.

Rata-rata sopir yang melanggar itu tidak sedang mengangkut muatan. Namun, truk yang nekat masuk kota bisa berakibat dua hal. Jalan cepat rusak dan rawan memicu kecelakaan lalu lintas.

Kabid Lalin Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pasuruan Andriyanto menambahkan, Dishub hanya sebatas sosialisasi ke masyarakat. Penindakan terhadap truk yang melanggar sepenuhnya kewenangan kepolisian. Sebab, rambu-rambu larangan sudah sangat jelas.

”Tentu harus ada kesadaran dari pengemudi truk,” terang Andriyanto. (riz/far)

MOST READ

BERITA TERBARU