alexametrics
29.5 C
Probolinggo
Sunday, 22 May 2022

Menikmati Sensasi Kota Tua saat Ramadan yang Jadi Jujukan Warga

PASURUAN, Radar Bromo – Ibadah puasa tak menghilangkan kebiasaan warga Kota Pasuruan untuk nongkrong. Justru sejumlah tempat keramaian lebih banyak dikunjungi di tengah nuansa bulan suci Ramadan. Bedanya, warga kota menghabiskan waktunya di malam hari.

Jalan-jalan di malam Ramadan menjadi pemandangan yang hampir terlihat saban hari. Banyak warga yang mengitari kota. Menjajal satu tempat dengan tempat lain yang menyuguhkan pesona kota tua. Beberapa tempat menjadi sangat riuh oleh pengunjung menjelang waktu berbuka.

Fitria, 27, salah satunya. Warga Panggungrejo, Kota Pasuruan, itu memanfaatkan waktu jelang berbuka puasa dengan jalan-jalan mengelilingi kota. Tak sendirian, dia juga ramai-ramai dengan beberapa temannya. Jujukan terakhir adalah Gedung Harmonie yang baru saja dipugar.

MAKIN INDAH: Alun-alun Kota Pasuruan semakin ramai oleh pengunjung selama Ramadan. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

“Tempatnya bagus, terlihat mewah,” ungkapnya.

Secara bergantian, Fitria dan teman-temannya mengabadikan foto dengan latar belakang gedung cagar budaya itu. Mereka takjub dengan bangunan kuno yang selama ini tidak banyak disadari orang. Tetapi, setelah dipugar, nuansa klasiknya makin terlihat. ”Apalagi, dulu kan tertutup pagar karena memang sekolahan,” katanya.

Selepas salat Tarawih, Kota Pasuruan kembali bergumul dengan hiruk pikuk. Keindahan kota makin terlihat dengan banyaknya pantulan cahaya hias di sudut-sudut kota. Seperti sepanjang Jalan Pahlawan yang baru-baru ini juga dilengkapi dengan lampu hias sepanjang jalan.

PASURUAN, Radar Bromo – Ibadah puasa tak menghilangkan kebiasaan warga Kota Pasuruan untuk nongkrong. Justru sejumlah tempat keramaian lebih banyak dikunjungi di tengah nuansa bulan suci Ramadan. Bedanya, warga kota menghabiskan waktunya di malam hari.

Jalan-jalan di malam Ramadan menjadi pemandangan yang hampir terlihat saban hari. Banyak warga yang mengitari kota. Menjajal satu tempat dengan tempat lain yang menyuguhkan pesona kota tua. Beberapa tempat menjadi sangat riuh oleh pengunjung menjelang waktu berbuka.

Fitria, 27, salah satunya. Warga Panggungrejo, Kota Pasuruan, itu memanfaatkan waktu jelang berbuka puasa dengan jalan-jalan mengelilingi kota. Tak sendirian, dia juga ramai-ramai dengan beberapa temannya. Jujukan terakhir adalah Gedung Harmonie yang baru saja dipugar.

MAKIN INDAH: Alun-alun Kota Pasuruan semakin ramai oleh pengunjung selama Ramadan. (Foto: M Zubaidillah/Jawa Pos Radar Bromo)

“Tempatnya bagus, terlihat mewah,” ungkapnya.

Secara bergantian, Fitria dan teman-temannya mengabadikan foto dengan latar belakang gedung cagar budaya itu. Mereka takjub dengan bangunan kuno yang selama ini tidak banyak disadari orang. Tetapi, setelah dipugar, nuansa klasiknya makin terlihat. ”Apalagi, dulu kan tertutup pagar karena memang sekolahan,” katanya.

Selepas salat Tarawih, Kota Pasuruan kembali bergumul dengan hiruk pikuk. Keindahan kota makin terlihat dengan banyaknya pantulan cahaya hias di sudut-sudut kota. Seperti sepanjang Jalan Pahlawan yang baru-baru ini juga dilengkapi dengan lampu hias sepanjang jalan.

MOST READ

BERITA TERBARU

/