alexametrics
30.3 C
Probolinggo
Friday, 27 May 2022

Ajukan Kajian Andalalin JLU Kota Pasuruan

PASURUAN, Radar Bromo – Pembebasan lahan Jalan Lingkar Utara (JLU) tak boleh terlalu lama mandek. Pemkot Pasuruan tengah mengejar waktu agar bisa mengantongi dokumen penetapan lokasi (penlok) tahun ini juga.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pasuruan Gustap Purwoko menyatakan, pihaknya harus menyiapkan sejumlah dokumen penting. Seperti analisa dampak lingkungan dan analisa dampak lalu lintas. Sebab dokumen itu menjadi syarat pengajuan penlok.

“Sekarang kami sudah mulai ajukan untuk kajian andalalin-nya,” tutur Gustap.

Untuk membuat kajian tersebut, dinasnya melibatkan pihak ketiga. Di mana saat ini proses lelang untuk menentukan pihak konsultannya sedang berjalan. Gustap berharap proses lelang bisa berjalan normal. Sehingga kajian andalalin bisa lebih cepat rampung.

“Karena selain itu kami juga perlu siapkan kajian amdalnya,” kata Gustap.

Ia mengaku terus mengejar waktu agar penlok bisa didapat tahun ini juga. Dengan begitu, Pemkot bisa melanjutkan proses pembebasan lahan yang akan dijadikan rute JLU. Mengingat masih banyak lahan yang sebenarnya belum menjadi milik Pemkot. Sementara dokumen penlok yang ada, sudah tidak berlaku.

“Target kami tahun ini penlok sudah kami pegang,” katanya.

PASURUAN, Radar Bromo – Pembebasan lahan Jalan Lingkar Utara (JLU) tak boleh terlalu lama mandek. Pemkot Pasuruan tengah mengejar waktu agar bisa mengantongi dokumen penetapan lokasi (penlok) tahun ini juga.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pasuruan Gustap Purwoko menyatakan, pihaknya harus menyiapkan sejumlah dokumen penting. Seperti analisa dampak lingkungan dan analisa dampak lalu lintas. Sebab dokumen itu menjadi syarat pengajuan penlok.

“Sekarang kami sudah mulai ajukan untuk kajian andalalin-nya,” tutur Gustap.

Untuk membuat kajian tersebut, dinasnya melibatkan pihak ketiga. Di mana saat ini proses lelang untuk menentukan pihak konsultannya sedang berjalan. Gustap berharap proses lelang bisa berjalan normal. Sehingga kajian andalalin bisa lebih cepat rampung.

“Karena selain itu kami juga perlu siapkan kajian amdalnya,” kata Gustap.

Ia mengaku terus mengejar waktu agar penlok bisa didapat tahun ini juga. Dengan begitu, Pemkot bisa melanjutkan proses pembebasan lahan yang akan dijadikan rute JLU. Mengingat masih banyak lahan yang sebenarnya belum menjadi milik Pemkot. Sementara dokumen penlok yang ada, sudah tidak berlaku.

“Target kami tahun ini penlok sudah kami pegang,” katanya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/