alexametrics
24.9 C
Probolinggo
Tuesday, 17 May 2022

Wartawan Dapat Giliran Akhir Februari Divaksinasi

PASURUAN, Radar Bromo – Wartawan di Pasuruan raya mendapat giliran vaksin pada tahap kedua nanti. Rencananya, vaksin wartawan itu akan dibarengkan dengan pegawai pelayanan publik lainnya.

Kepala Diskominfo Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat membenarkan bakal dilakukan vaksinasi terhadap wartawan. Wartawan yang bakal divaksin telah dimintai datanya guna kepentingan vaksinasi.

“Wartawan dapat jatah tahap dua. Sudah kami minta datanya untuk kepentingan vaksinasi,” terangnya.

Ia menuturkan, sebelum dilakukan vaksin, nantinya wartawan yang terdaftar akan di-screening. Ini untuk mengetahui riwayat penyakit yang pernah diderita. Bagi yang lolos screening, merekalah yang akan divaksin.

“Proses screening ini penting, karena nantinya untuk mengetahui riwayatnya. Seperti yang tahap pertama pada waktu lalu itu,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Kokoh itu menuturkan, vaksinasi terhadap wartawan bakal dilakukan bersamaan dengan pelayanan publik lainnya. Seperti TNI, Polri dan juga Aparatur Sipil Negara (ASN). “Semuanya pelayanan publik. Jadi nanti bersamaan,” terangnya.

Sejauh ini, pihaknya belum bisa memastikan berupa jumlah peserta yang bakal divaksin. Pihaknya masih mengakumulasi data keseluruhan. Baik wartawan, TNI, Polri dan juga ASN. “Masih kami akumulasi datanya. Untuk pastinya nanti,” ungkapnya. (sid/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Wartawan di Pasuruan raya mendapat giliran vaksin pada tahap kedua nanti. Rencananya, vaksin wartawan itu akan dibarengkan dengan pegawai pelayanan publik lainnya.

Kepala Diskominfo Kota Pasuruan, Kokoh Arie Hidayat membenarkan bakal dilakukan vaksinasi terhadap wartawan. Wartawan yang bakal divaksin telah dimintai datanya guna kepentingan vaksinasi.

“Wartawan dapat jatah tahap dua. Sudah kami minta datanya untuk kepentingan vaksinasi,” terangnya.

Ia menuturkan, sebelum dilakukan vaksin, nantinya wartawan yang terdaftar akan di-screening. Ini untuk mengetahui riwayat penyakit yang pernah diderita. Bagi yang lolos screening, merekalah yang akan divaksin.

“Proses screening ini penting, karena nantinya untuk mengetahui riwayatnya. Seperti yang tahap pertama pada waktu lalu itu,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Kokoh itu menuturkan, vaksinasi terhadap wartawan bakal dilakukan bersamaan dengan pelayanan publik lainnya. Seperti TNI, Polri dan juga Aparatur Sipil Negara (ASN). “Semuanya pelayanan publik. Jadi nanti bersamaan,” terangnya.

Sejauh ini, pihaknya belum bisa memastikan berupa jumlah peserta yang bakal divaksin. Pihaknya masih mengakumulasi data keseluruhan. Baik wartawan, TNI, Polri dan juga ASN. “Masih kami akumulasi datanya. Untuk pastinya nanti,” ungkapnya. (sid/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/