alexametrics
30.3 C
Probolinggo
Tuesday, 24 May 2022

Banjir Juga Buat Jalur Pantura Terendam, Arus Sempat Macet

PASURUAN, Radar Bromo – Tak hanya menggenangi permukiman. Banjir di wilayah Kabupaten Pasuruan juga membuat ruas jalan terendam. Bahkan dua jalan nasional di wilayah Pasuruan yang masuk jalur pantura pun sempat terendam banjir hingga Senin pagi (15/2). Kondisi ini pun sempat membuat arus lalu lintas padat dan agak tersendat.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, Jalan Raya Karangeketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan dan Jalan Raya Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan terendam setinggi kurang lebih 20 hingga 30 sentimeter. Air baru surut sekitar pukul 09.00. Meski tidak sampai memotong arus di jalur pantura, namun pengendara harus melintas dengan hati hati.

Bahkan demi kelancaran lalu lintas, Satlantas Polres Pasuruan Kota melakukan pengaturan di lokasi dengan dipimpin oleh Kanit Patroli Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Vita. Pengendara yang melintas dari arah timur dan barat diminta melintas dengan hati hati.

“Air baru surut sekitar pukul 09.00. Tadi (kemarin, Red) di lokasi saya bersama Kanit Patroli membantu kelancaran lalu lintas di Jalan Raya Rejoso sebab air tadi masih cukup tinggi,”ungkap anggota Satlantas Polres Pasuruan Kota, Bripka Suwaji.

Sementara itu, Ridwan Harris Pelaksana tugas (Plt) Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasueuan membenarkan jika Jalan Raya Sambirejo sempat terendam. Hal ini disebabkan karena hujan deras dengan intensitas lama yang melanda wilayah setempat. Di mana hujan terjadi mulai pukul 16.00 dan baru reda sekitar pukul 21.00.

“Iya, memang sempat tergenang. Ini disebabkan karena saluran air bawah rel kereta yang melintas di Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso yang sempit, sehingga air tidak dapat lancar dan menggenang ke jalan,” sebut Camat Kraton ini. (riz/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Tak hanya menggenangi permukiman. Banjir di wilayah Kabupaten Pasuruan juga membuat ruas jalan terendam. Bahkan dua jalan nasional di wilayah Pasuruan yang masuk jalur pantura pun sempat terendam banjir hingga Senin pagi (15/2). Kondisi ini pun sempat membuat arus lalu lintas padat dan agak tersendat.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo, Jalan Raya Karangeketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan dan Jalan Raya Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan terendam setinggi kurang lebih 20 hingga 30 sentimeter. Air baru surut sekitar pukul 09.00. Meski tidak sampai memotong arus di jalur pantura, namun pengendara harus melintas dengan hati hati.

Bahkan demi kelancaran lalu lintas, Satlantas Polres Pasuruan Kota melakukan pengaturan di lokasi dengan dipimpin oleh Kanit Patroli Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Vita. Pengendara yang melintas dari arah timur dan barat diminta melintas dengan hati hati.

“Air baru surut sekitar pukul 09.00. Tadi (kemarin, Red) di lokasi saya bersama Kanit Patroli membantu kelancaran lalu lintas di Jalan Raya Rejoso sebab air tadi masih cukup tinggi,”ungkap anggota Satlantas Polres Pasuruan Kota, Bripka Suwaji.

Sementara itu, Ridwan Harris Pelaksana tugas (Plt) Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasueuan membenarkan jika Jalan Raya Sambirejo sempat terendam. Hal ini disebabkan karena hujan deras dengan intensitas lama yang melanda wilayah setempat. Di mana hujan terjadi mulai pukul 16.00 dan baru reda sekitar pukul 21.00.

“Iya, memang sempat tergenang. Ini disebabkan karena saluran air bawah rel kereta yang melintas di Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso yang sempit, sehingga air tidak dapat lancar dan menggenang ke jalan,” sebut Camat Kraton ini. (riz/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/