alexametrics
25.9 C
Probolinggo
Wednesday, 18 May 2022

Longsor di Tosari dan Puspo Dialokasikan Rp 2,5 Miliar

PASURUAN, Radar Bromo – Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran Rp 2,5 miliar untuk perbaikan jalan longsor di Tosari dan Puspo, Kabupaten Pasuruan, pada 2022. Terutama, perbaikan jalan yang longsor pada akhir 2021 lalu.

Rino Wahyu, pejabat pembuat komitmen (PPK) pemeliharaan jalan dan jembatan UPT PJJ Probolinggo Wilayah Pasuruan memastikan, pada awal 2022 ini, perbaikan jalan provinsi yang longsor dilakukan di Desa Baledono, Kecamatan Tosari. Pemprov telah menganggarkan Rp 2,5 miliar.

”Sudah dianggarkan. Tapi, sebelum pengerjaan, ada proses lelang dulu,” katanya.

Rencana perbaikan sekitar April-Mei. Menunggu berakhirnya musim hujan yang saat ini intensitasnya tinggi. Menurut pria yang akrab disapa Reno itu, desain proyeknya sedang disusun.

“Seperti apa perbaikannya masih disusun. Yang pasti, tahun ini jalan tersebut diperbaiki,” jelasnya.

Longsor terjadi di separo badan jalan. Panjangnya sekitar 50 meter. Tingginya diperkirakan 7 sampai 8 meter, bahkan bisa lebih sampai 15 meter. Anggaran Rp 2,5 miliar itu tidak hanya berfokus pada perbaikan bekas longsor di satu titik itu. Tetapi, dananya juga digunakan untuk perbaikan jalan lain. Misalnya, wilayah Kecamatan Puspo.

PASURUAN, Radar Bromo – Pemprov Jatim mengalokasikan anggaran Rp 2,5 miliar untuk perbaikan jalan longsor di Tosari dan Puspo, Kabupaten Pasuruan, pada 2022. Terutama, perbaikan jalan yang longsor pada akhir 2021 lalu.

Rino Wahyu, pejabat pembuat komitmen (PPK) pemeliharaan jalan dan jembatan UPT PJJ Probolinggo Wilayah Pasuruan memastikan, pada awal 2022 ini, perbaikan jalan provinsi yang longsor dilakukan di Desa Baledono, Kecamatan Tosari. Pemprov telah menganggarkan Rp 2,5 miliar.

”Sudah dianggarkan. Tapi, sebelum pengerjaan, ada proses lelang dulu,” katanya.

Rencana perbaikan sekitar April-Mei. Menunggu berakhirnya musim hujan yang saat ini intensitasnya tinggi. Menurut pria yang akrab disapa Reno itu, desain proyeknya sedang disusun.

“Seperti apa perbaikannya masih disusun. Yang pasti, tahun ini jalan tersebut diperbaiki,” jelasnya.

Longsor terjadi di separo badan jalan. Panjangnya sekitar 50 meter. Tingginya diperkirakan 7 sampai 8 meter, bahkan bisa lebih sampai 15 meter. Anggaran Rp 2,5 miliar itu tidak hanya berfokus pada perbaikan bekas longsor di satu titik itu. Tetapi, dananya juga digunakan untuk perbaikan jalan lain. Misalnya, wilayah Kecamatan Puspo.

MOST READ

BERITA TERBARU

/