alexametrics
26.9 C
Probolinggo
Monday, 23 May 2022

Cuaca Buruk Landa Selat Madura, Nelayan Pasuruan Diimbau Tak Melaut

PASURUAN, Radar Bromo – Cuaca buruk terjadi di kawasan selat Madura. Nelayan Pasuruan terpaksa tak melaut selama beberapa hari terakhir. Untuk sementara, mereka memilih membenahi jaring yang koyak dan mengecek mesin perahu. Namun, ada yang tetap melaut.

Kasubnit Lidik Satpolairud Polres Pasuruan Aipda Laswanto mengingatkan para nelayan agar lebih berhati-hati ketika cuaca buruk seperti sekarang. Memang tidak ada larangan melaut. Namun, nelayan diimbau untuk membekali diri dengan perlengkapan yang menunjang keselamatan. Juga, rutin mengecek kondisi kapal agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

”Sekitar lima hari ini cuaca di laut kurang mendukung nelayan,” bebernya.

Kendati demikian, syahbandar juga tak mengeluarkan larangan melaut bagi nelayan. Beberapa nelayan memang memilih libur melaut. Namun, tetap ada yang pergi ke laut demi mencari ikan. ”Selat Madura sekarang masih zona kuning. Sehingga nelayan perlu hati-hati dan waspada,” ujarnya.

Laswanto menambahkan, tinggi ombak memang tidak sampai satu meter. Antara 0,5 hingga 0,8 meter. Sehingga bisa dikatakan masih dalam taraf normal. Perahu nelayan memang masih aman untuk berlayar.

”Tapi, kecepatan angin mencapai 18 knot per jam. Jadi, harus tetap diwaspadai,” jelasnya.

PASURUAN, Radar Bromo – Cuaca buruk terjadi di kawasan selat Madura. Nelayan Pasuruan terpaksa tak melaut selama beberapa hari terakhir. Untuk sementara, mereka memilih membenahi jaring yang koyak dan mengecek mesin perahu. Namun, ada yang tetap melaut.

Kasubnit Lidik Satpolairud Polres Pasuruan Aipda Laswanto mengingatkan para nelayan agar lebih berhati-hati ketika cuaca buruk seperti sekarang. Memang tidak ada larangan melaut. Namun, nelayan diimbau untuk membekali diri dengan perlengkapan yang menunjang keselamatan. Juga, rutin mengecek kondisi kapal agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

”Sekitar lima hari ini cuaca di laut kurang mendukung nelayan,” bebernya.

Kendati demikian, syahbandar juga tak mengeluarkan larangan melaut bagi nelayan. Beberapa nelayan memang memilih libur melaut. Namun, tetap ada yang pergi ke laut demi mencari ikan. ”Selat Madura sekarang masih zona kuning. Sehingga nelayan perlu hati-hati dan waspada,” ujarnya.

Laswanto menambahkan, tinggi ombak memang tidak sampai satu meter. Antara 0,5 hingga 0,8 meter. Sehingga bisa dikatakan masih dalam taraf normal. Perahu nelayan memang masih aman untuk berlayar.

”Tapi, kecepatan angin mencapai 18 knot per jam. Jadi, harus tetap diwaspadai,” jelasnya.

MOST READ

BERITA TERBARU

/