alexametrics
30 C
Probolinggo
Wednesday, 17 August 2022

AKD Tak Kunjung Punya Pimpinan, Desak Pimpinan DPRD Turun Tangan

PASURUAN, Radar Bromo – Belum terbentuknya pimpinan komisi memicu polemik di DPRD Kota Pasuruan. Sejumlah fraksi mulai mengambil sikap. Mereka mendesak pimpinan supaya lekas menyelesaikan pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD).

Ketua Fraksi Gerindra Soemarjono mengaku telah mengirim surat kepada ketua DPRD Kota Pasuruan. Pihaknya meminta pimpinan komisi segera terbentuk. Sebab, hal itu berkaitan dengan kinerja anggota dewan. “Kami mendesak agar ketua selaku pimpinan tertinggi di DPRD segera menyelesaikan pembentukan komposisi dan pimpinan AKD,” ujarnya.

Hal senada diutarakan Sekretaris Fraksi Amanat Pembangunan Aris Ubaidillah. Pihaknya juga menyampaikan surat yang sama kepada ketua DPRD Kota Pasuruan, beberapa waktu lalu. “Kami berharap agar pembentukan pimpinan komisi bisa terlaksana dalam waktu dekat,” ujar politisi PPP tersebut.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Pasuruan Dedy Tjahjo Poernomo juga menginginkan hal yang sama. Sebab, tiga komisi yang telah ada selama ini belum memiliki unsur pimpinan yang terdiri atas ketua, wakil ketua, dan sekretaris. “Selama ini kan komisi masih di bawah koordinator. Belum ada pimpinan,” ujarnya.

Idealnya, pimpinan komisi memang bisa dibentuk setelah distribusi anggota komisi mencapai mufakat. Menurut Dedy, unsur pimpinan komisi ditentukan oleh masing-masing anggota komisi itu sendiri. “Saya pribadi yang merangkap sebagai koordinator ada beban moral sebagai pimpinan dewan,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan mengaku perlu komunikasi lebih lanjut terkait pembentukan pimpinan komisi. “Tapi, memang belum ada pembahasan. Butuh komunikasi lagi,” ujarnya.

Di sisi lain, politisi PKB itu menegaskan kinerja komisi saat ini sudah berjalan meski belum ada pimpinan. Sejauh ini, kata Ismail, fungsi tiga komisi sudah sesuai bidangnya di bawah koordinator dari unsur pimpinan dewan. (tom/rud/fun)

PASURUAN, Radar Bromo – Belum terbentuknya pimpinan komisi memicu polemik di DPRD Kota Pasuruan. Sejumlah fraksi mulai mengambil sikap. Mereka mendesak pimpinan supaya lekas menyelesaikan pembentukan alat kelengkapan dewan (AKD).

Ketua Fraksi Gerindra Soemarjono mengaku telah mengirim surat kepada ketua DPRD Kota Pasuruan. Pihaknya meminta pimpinan komisi segera terbentuk. Sebab, hal itu berkaitan dengan kinerja anggota dewan. “Kami mendesak agar ketua selaku pimpinan tertinggi di DPRD segera menyelesaikan pembentukan komposisi dan pimpinan AKD,” ujarnya.

Hal senada diutarakan Sekretaris Fraksi Amanat Pembangunan Aris Ubaidillah. Pihaknya juga menyampaikan surat yang sama kepada ketua DPRD Kota Pasuruan, beberapa waktu lalu. “Kami berharap agar pembentukan pimpinan komisi bisa terlaksana dalam waktu dekat,” ujar politisi PPP tersebut.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Pasuruan Dedy Tjahjo Poernomo juga menginginkan hal yang sama. Sebab, tiga komisi yang telah ada selama ini belum memiliki unsur pimpinan yang terdiri atas ketua, wakil ketua, dan sekretaris. “Selama ini kan komisi masih di bawah koordinator. Belum ada pimpinan,” ujarnya.

Idealnya, pimpinan komisi memang bisa dibentuk setelah distribusi anggota komisi mencapai mufakat. Menurut Dedy, unsur pimpinan komisi ditentukan oleh masing-masing anggota komisi itu sendiri. “Saya pribadi yang merangkap sebagai koordinator ada beban moral sebagai pimpinan dewan,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Pasuruan Ismail Marzuki Hasan mengaku perlu komunikasi lebih lanjut terkait pembentukan pimpinan komisi. “Tapi, memang belum ada pembahasan. Butuh komunikasi lagi,” ujarnya.

Di sisi lain, politisi PKB itu menegaskan kinerja komisi saat ini sudah berjalan meski belum ada pimpinan. Sejauh ini, kata Ismail, fungsi tiga komisi sudah sesuai bidangnya di bawah koordinator dari unsur pimpinan dewan. (tom/rud/fun)

MOST READ

BERITA TERBARU

/